Sony Dipaksa Main Tiga Set

Piala Thomas Indonesia vs Inggris

Sony Dipaksa Main Tiga Set

- Sport
Rabu, 14 Mei 2008 19:09 WIB
Jakarta - Tunggal pertama Indonesia Sony Dwi Kuncoro berhasil mengatasi tekanan hebat dari Andrew Smith. Lewat kemenangan rubber set, Sony pun membawa Indonesia memimpin atas Inggris.

Dalam partai pembuka duel babak perempatfinal antara kedua tim, Rabu (14/5/2008), Sony sempat membuat publik Istora Senayan merasa was-was karena kalah di set pertama dan tetap ditekan sampai set kedua. Namun akhirnya ia tetap menang dengan skor 23-25, 21-19, 21-5.

Sony meraih poin pertama, tapi langsung disamakan. Sebuah jump smash membuat Sony memimpin 3-1.

Smith tampaknya mampu mengatasi tekanan penonton tuan rumah dan sejauh itu bisa meladeni permainan Sony. Bahkan ia mampu membalikkan keadaan dengan mengungguli Sony di skor 5-4. Sebuah pengembalian bola yang menyangkut di net dari Sony membuat Smith leading sampai 7-4.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertarungan semakin menarik dan berjalan ketat. Ekspresi Smith menunjukkan dia sangat percaya diri, sementara Sony masih jarang mengeluarkan smes-smes keras.

Setelah 13-13, Sony kembali memimpin hingga 18-17 sebelum disusul 18-18 setelah smes menyilangnya out. Smith benar-benar a lot dan mampu memaksakan deuce di skor 20-20.

Sebuah gerak tipu Smith memperdaya Sony untuk membuatnya leading 21-20. Sony dalam posisi menahan hingga 23-23. Namun permainan gemilang Smith menyudahi perlawanan Sony. Orang Inggris ini menang 25-23. Ia pun menunjuk-nunjuk logo Inggris di bajunya kepada penonton.

Di awal set kedua Sony tampak masih terbawa arus permainan Smith. Setelah 6-6, ia merebut tiga poin berturut-turut untuk leading 9-6.

Namun ia membuat banyak kesalahan dan itu dimanfaatkan Smith. Dari tertinggal tiga poin, pemain peringkat 31 dunia itu bahkan sempat mengunci Sony di angka 9, sedangkan ia lebih dulu mencapai 12 poin.

Sony sempat mengkhawatirkan menjelang akhir pertandingan. Pengembalian bolanya tanggung, disambar Smith, skor masih sama kuat 18-18.

Setelah kedua pemain masing-masing menambah satu poin lagi, Sony mencapai game point berkat gerak tipunya yang mematikan Smith. Akhirnya ia mampu memenangi set ini lewat serangan bertubi-tubi.

Smith sepertinya mulai terkuras tenaganya. Dengan cepat ia tertinggal 0-5, 1-6, sampai 3-13. Ia pun tampak kecewa dengan melorotnya permainan dia yang sebenarnya sangat baik.

Sebaliknya, Sony mendapat suntikan kepercayaan diri. Sejak 16-4 permainan sudah di tangan dia. Kemenangan pun diraih di angka 21-5. (a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads