Korsel Ingin Cetak Sejarah

Piala Thomas

Korsel Ingin Cetak Sejarah

- Sport
Jumat, 16 Mei 2008 21:54 WIB
Korsel Ingin Cetak Sejarah
Jakarta - Korea Selatan dengan meyakinkan memecundangi Indonesia 3-0 di babak semifinal Piala Thomas. Pertama kali menembus final, Korsel ingin jadi juara.

Korsel tampil superior di tiga partai pertama semifinal yang dihelat di Istora Senayan, Jumat (16/5/2008). Tiga angka disabet dari Park Sung Hwan, Jung Jae Sung/Lee Young Dae dan Lee Hyun Il.

Kelolosan Korsel ke final adalah sejarah baru bagi negeri ras kuning itu. Dalam 59 tahun usia Piala Thomas, belum pernah sekali pun Korsel melaju ke partai puncak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah hasil yang bagus. Tunggal pertama kami bermain bagus dan semua pemain fokus ke pertandingan," ujar manajer Korsel Kim Jong Soo dalam acara konferensi persa seusai pertandingan.

Menghadapi Cina di partai final, Jong Soo mengaku tak gentar. Meski Cina merupakan unggulan teratas, Korsel tetap bertekad meraih kemenangan.

"Kami ingin untuk pertamakalinya menjadi juara Thomas. Kami sudah sukses di event lain seperti Olimpiade dan All England. Tim putri kami bahkan sudah pernah menjuarai Piala Uber. Ini saatnya kami juara," seru Jong Soo.

Korsel mengakui bahwa menghadapi Cina di partai final sudah ada dalam strategi yang mereka rancang. "Dari awal, strategi kami adalah bertemu Denmark di perempatfinal, Indonesia di semifinal dan Cina di final. Ini akan jadi pertandingan yang hebat," papar Jong Soo.

Jong Soo menyebut bahwa kunci partai final nanti berada di tunggal dan ganda pertama. Korsel akan menggantungkan harapannya kepada Sung Hwan dan Young Dae/Jae Sung.

"Semua yang pertama adalah partai yang penting. Kami datang sebagai underdog dan kami akan melihat situasinya," tutup Jong Soo.

(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads