Harapan publik bulutangkis Indonesia untuk melihat Piala Uber berada di Bumi Pertiwi sempat menyeruak tinggi di sepanjang pekan ini. Diawali kemenangan 4-1 atas Jepang, Maria Kristin melanjutkan perjuangan dengan mengandaskan Belanda 5-0.
Setelah menundukkan Hong Kong 3-0, tim Uber Indonesia tampil gemilang untuk mendepak Jerman di semifinal dengan 3-1. Sayang harapan merengkuh tropi Piala Uber untuk kali keempat akhirnya kandas, menghadapi Cina, dukungan ribuan fans fanatik tak mampu menghindarkan Indonesia dari kekalahan 0-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ucapkan selamat pada seluruh pemain tim Piala Uber. Saya juga ucapkan terimakasih pada ofisial, pemain dan KONI. Meskipun kita tak jadi juara satu kali ini, saya tetap bangga. Karena seperti yang kita tahu pemain Cina itu peringkat satu, tiga (dunia), sementara pemain kita berada di peringkat belasan," ungkap SBY yang dicegat wartawan saat keluar pintu VIP Istora Senayan, Sabtu (17/5/2008).
Meski menerima kegagalan, namun SBY juga mengingatkan kalau kekalahan ini sedianya dijadikan pelajaran berharga demi meningkatkan prestasi bulutangkis Indonesia. Apalagi dalam waktu dekat Olimpiade Cina sudah menunggu.
"Saya juga menginginkan pengalaman kali ini menjadikan pemain kita lebih baik lagi pada turnamen berikutnya, seperti Olimpiade," ungkap SBY yang masih berada dalam kawalan Paspampres. (din/key)











































