Dalam pertarungan yang dilangsungkan di Istora Senayan, Minggu (18/5/2008), Lin Dan memang takluk di set pertama 10-21. Namun tunggal pertama Cina itu bangkit di dua set terakhir dan menutup laga dengan kemenangan 21-18, 21-8.
"Saya bermain sebagai tunggal pertama, jadi agak tertekan dan nervous di set pertama. Park juga bermain bagus. Namun saya bisa fokus di set kedua karena saya harus menyumbang poin bagi Cina. Tekanan pun berkurang," aku Lin Dan kepada para wartawan seusai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Lin Dan tidak pernah menganggap bahwa dirinya adalah yang terdepan dalam daftar calon juara Olimpiade. "Masih ada Peter (Gade Christensen), Lee Chong Wei, Taufik Hidayat dan Park Sung Hwan yang bisa jadi juara," kata Lin Dan.
"Saya adalah pemain nomor satu dunia, jadi para pemain lainnya pasti ingin mengalahkan saya. Tapi saya tidak merasakan tekanan bahwa saya harus merebut emas di Olimpiade," pungkas Lin Dan. (arp/ian)











































