Petenis putri berusia 20 tahun itu mengaku sudah lama memimpikan hal tersebut. Sejak ia masih kecil ia selalu berharap bisa menjadi petenis nomor satu dunia. Kini dengan kerja keras yang telah ia lakukan ia berhasil menggapainya.
"Ini sungguh tidak bisa dibayangkan. Saya masih belum percaya apa yang sedang terjadi. Sebagai seorang anak, ketika itu saya pergi mengendarai sepeda untuk latihan dan memimpikan ini," tukasnya di Reuters. "Saya sangat bahagia dan tak ada lagi yang bisa saya katakan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa menjadi nomor satu merupakan mimpi yang menjadi kenyataan buat saya," tandasnya. "Saya bekerja keras di dalam dan luar lapangan, dan saya berusaha untuk itu. Saya menyukai permainan ini dan menikmatinya, jadi inilah hadiah terbaik yang bisa saya dapatkan," ujarnya.
Ivanovic menjadi orang Serbia pertama yang menjuarai grand slam setelah Monica Seles terakhir kali melakukannya dengan memenang Australia Terbuka 1993. Saat itu Seles tampil dengan membawa bendera Yugoslavia.
(roz/arp)










































