Kurangnya koordinasi ini dibuktikan dengan kandasnya mereka di babak awal Singapura Super Series lalu. Tak ingin mengulangi kesalahan, Flandy pun bertekad ingin memperbaiki penampilannya. Terlebih Indonesia Super Series ini dijadikan sebagai ajang simulasi terakhir Olimpiade.
"Pastinya saya butuh waktu untuk bisa tune lagi sama Vita. Apalagi pola permainan Vita di ganda putri berbeda. Tapi saya jamin nggak akan lama," ujarnya pada wartawanΒ dalam konferensi pers di Istora Senayan, Rabu (18/06/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Flandy/Vita yang mengalahkan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christina Pederson dengan dua set langsung 21-14, 21-16 di babak pertama. Kamis (19/6), mereka akan menghadapi rekan senegaranya, Muhammad Rizal dan Gresyia Polii yang sukses mengandaskan pasangan Malaysia Peng Soon Chan/ Yu Hang Ooi.
"Sekarang harus lebih konsentrasi. Kali ini targetnya ke final,"Β tandasnya.
(arp/roz)











































