Sugiyama memetik kemenangan dua set langsung 6-4 6-2 atas Yanina Wickmayer, Selasa (24/6/2008). Yang makin membuat kemenangan tersebut spesial adalah rekor yang dibukukannya.
Sejak 1993, di mana ia memulai debutnya di ajang grand slam saat tampil di Wimbledon, Sugiyama sudah bermain di 57 turnamen berturut-turut, memperbarui rekor yang dibukukan petenis Afrika Selatan Wayne Ferreira.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan tersebut juga memungkinan untuk terus diperbarui mengingat petenis Jepang berusia 32 tahun itu masih ingin melanjutkan karirnya hingga benar-benar ia kalah dengan kondisinya.
Sementara itu, Sharapova melaju mulus ke babak kedua dengan menumbangkan petenis kualifikasi Stephanie Forets 6-1 6-4. Namun bagi kalangan jurnalis, yang membuat menarik adalah penampilan modis Shrapaova di turnamen ini.
Jika Serena Williams menggunakan pakaian bertema raincoat, dan Roger Federer menggunakan cardigan, Sharapova mengenakan kostum dengan motif tuxedo.
"Anda tahu sendiri kan bagaimana sulitnya mengenakan sesuatu yang berbeda dengan kostum putih, jadi hanya ini yang bisa saya lakukan," ungkap Sharapova mengenai penampilannya itu.
Mengenai performanya di atas lapangan, unggulan ketiga asal Rusia itu mengaku puas meskipun masih banyak yang harus dibenahi. Sharapova juga berharap bisa terus dominan hingga partai puncak.
Selain Sharapova, petenis unggulan lainnya juga melenggang ke babak kedua, seperti Dinara Safina (9), Daniela Hantuchova (10), Jelena Jankovic (2) dan Lindsay Davenport (25).
(ian/krs)











































