Federer lolos usai menaklukkan Lleyton Hewitt straight set 7-6 6-2 6-4 di Centre Court, Senin (30/6/2008). Kemenangan tersebut menjadikan rekor sukses Federer di lapangan rumput menjadi 63 laga tak taerkalahkan.
Di perempatfinal, Federer akan menantang Mario Ancic yang menang dramatis atas unggulan 22 Fernando Verdasco dalam duel panjang selama tiga jam 48 menit dengan keunggulan 3-6 4-6 6-3 6-4 13-11.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancic sendiri merupakan petenis terakhir yang menaklukkan Federer di lapangan rumput di babak pertama Wimbledon edisi 2002. Melihat tren yang cukup bagus ditunjukkan petenis Kroasia itu, bukan tidak mungkin ia akan kembali memberi kejutan di grand slam Wimbledon tahun ini.
Nadal Hadapi Murray
Sementara itu di pertandingan berikutnya, Nadal berhasil menyusul rival utamanya, Federer, melenggang ke perempatfinal. Sempat mendapat perawatan karena mengalami cedera betis, unggulan kedua asal Spanyol itu ternyata masih terlalu tangguh bagi Mikhail Youzhny yang menyerah kalah 6-3 6-3 6-1.
Penampilan Nadal kali ini terbilang lebih baik ketimbang edisi sebelumnya, mengingat ia membutuhkan lima set untuk bisa menundukkan unggulan ke-17 asal Rusia itu di fase yang sama tahun lalu.
Lawan Nadal berikutnya adalah Andy Murray yang secara mengejutkan bisa membalik ketertinggalan menjadi kesuksesan dengan mengalahkan Richard Gasquet 5-7 3-6 7-6 6-2 6-4.
Marcos Baghdatis merupakan unggulan lain yang tersingkir. Feliciano Lopez menjadi penakluk unggulan ke-10 asal Siprus itu untuk kemudian menghadapi pemenang dari duel Marat Safin kontra Stanislas Wawrinka di delapan besar.
(ian/krs)











































