Kemenangan yang diraih Nadal, Senin (28/7/2008), tersebut sekaligus menjadi gelar kelimanya secara beruntun, semenjak pertengahan Mei lalu. Gelar Rogers Cup tahun ini merupakan yang kedua bagi petenis Spanyol tersebut.
Dalam pertandingan, Kiefer yang melakukan servis sukses memaksimalkanya dengan meraup kemenangan di game pertama. Nadal terus merangsek untuk mengejar dan kedua petenis berimbang di akhir game keempat, 2-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal set kedua, Kiefer kembali bisa mengimbangi Nadal. Keduanya pun sempat setara di keadaan 2-2.
Game kelima set kedua berlangsung dengan ketat. Kiefer bisa memaksakan deuce, tapi Nadal akhirnya bisa menutup game tersebut sekaligus mengunci poin Kiefer sampai berakhirnya pertandingan. Nadal juara, 6-3, 6-2.
Nadal merupakan petenis unggulan terakhir yang bertahan di Rogers Cup.
Kemenangan buat Nadal membuat upayanya menggulingkan Roger Federer dari posisi petenis nomor satu dunia kian terbuka. Reuters mencatat Nadal sudah memangkas ketinggalannya dari Federer menjadi 300 poin, dari semula 770 sebelum Rogers Cup.
Dengan selisih itu, bukan tidak mungkin pada tahun 2008 ini Federer bakal turun dari tahta yang sudah ditempatinya semenjak 2 Februari 2004, untuk digeser Nadal.
(krs/roz)











































