Seperti diberitakan sebelumnya, Federer memutuskan untuk tinggal di tempat yang lebih elit ketimbang perkampungan atlet, penginapan yang sudah disiapkan oleh panitia penyelenggara Olimpiade Beijing 2008.
Federer merupakan satu-satunya atlet Swiss yang memilih mengasingkan diri. Alasannya, ia tak ingin persiapannya terganggu karena banyak atlet dari cabang dan negara lain ingin berfoto dan meminta tanda tangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil citra Federer sebagai panutan pun mulai luntur. Selain itu performa dan prestasinya yang juga menurun membuat banyak penggemar tenis mulai melirik atlet lain.
Di sinilah Rafael Nadal mencuri perhatian. Selain karena performanya terus menanjak dan kerap mencuri perhatian, sikapnya di luar lapangan juga patut diacungi jempol.
Salah satu aksi yang membedakannya dengan Federer adalah kesediaannya tinggal di perkampungan atlet bersama olahragawan lainnya.
"Merupakan pengalaman yang sulit dilupakan bisa berada di sana, dengan semua atlet elit yang hanya bisa kita lihat sepanjang hari di televisi. Berada bersama mereka benar-benar pengalaman yang luar biasa," ungkap Nadal seperti dikutip BBC.
Diyakini rivalitas keduanya makin meruncing dengan adanya hal ini. Satu-satunya pembuktian yang pantas adalah kesuksesan mereka di Olimpiade ini. Tentunya, medali emas menjadi harga mati.
(ian/key)











































