Dengan prestasinya yang terus menanjak sepanjang tahun ini, Serbia pantas berharap Ivanovic yang jadi unggulan utama tunggal putri dan Djokovic yang ditempatkan sebagai unggulan tiga tunggal putra bisa membawa pulang medali emas.
Terkait dengan target dan keinginan meraih medali emas itulah Ana kemudian menolak belatih bersama Djokovic. Itu jelas mengherankan mengingat keduanya sudah berteman sejak masih kecil dan tumbuh bersama di Kota Beograd, apalagi keluarga kedua petenis juga merupakan teman dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suatu ketika kami pernah ikut pertandingan. Kami melakukan pemanasan bersama, saya pikir saat itu saya berusia 10 atau 12 tahun," ungkap Ivanovic seperti diberitakan Reuters.
"Saat pemanasan tersebut saya berusaha keras untuk membuatnya terkesan, tapi saya justru kelelahan dan tak bisa maksimal saat pertandingan dan akhirnya saya kalah. Sejak saat itu saya tak pernah lagi mau bermain dengannya," lanjut petenis nomor satu dunia itu.
Entah ada hubungannya atau sekedar kebetulan, yang jelas sejak saat itu kedua petenis tersebut menjalani karirnya secara terpisah dan terbukti mampu meraih cukup banyak sukses. Djokovic memenangi Australia Terbuka tahun ini sementara Ivanovic menjadi kampiun di Rolland Garos. (din/ian)










































