Taufik, yang berstatus juara bertahan di nomor tunggal putra, tak mampu mengalahkan atlet Malaysia yang tidak diunggulkan itu dalam duel di Beijing University of Technology Gymnasium, Beijing, Senin (11/8/2008).
Dalam waktu 42 menit, Taufik yang merupakan unggulan ketujuh itu kalah dua set langsung dari lawannya yang berusia 31 tahun itu dengan skor 19-21, 16-21.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juga kegagalan ini pastinya menjadi akhir yang tidak manis buat Taufik karena ia telah menyatakan bahwa Beijing 2008 adalah Olimpiade terakhir buatnya.
Empat tahun lalu ayah satu anak ini menjadi pahlawan Indonesia saat menyumbangkan satu-satunya medali emas untuk "Merah Putih". Di Olimpiade Sydney 2000 Taufik terhenti di babak perempatfinal.
Harus diakui bahwa masa kejayaan Taufik sudah lewat. Di tahun ini ia belum memenangi satu turnamen pun. Sepanjang tahun 2007 saja ia tercatat hanya meraih satu gelar juara yaitu di Kejuaraan Asia di Johor Bahru.
(a2s/arp)











































