Inilah medali emas pertama yang didapat Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Sejak dibuka Jumat (8/8/2008) pekan lalu, rombongan Merah Putih sudah mengumpulkan tiga medali perunggu.
Keberhasilan ini sekaligus menjaga tradisi emas Olimpiade dari cabang bulutangkis yang sudah dimulai sejak Barcelona 1992 melalui Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti. Indonesia masih berpeluang menambah satu emas lagi melalui ganda campuran Nova Widianto dan Lilyana Natsir yang akan bertanding Minggu (17/8/2008) besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cai Yun/Fu Haifeng bahkan mampu unggul hingga 12-6 sebelum diperkecil menjadi 12-8. Namun Markis/Hendra kembali tertinggal jauh dengan posisi poin 18-9. Sebuah pengembalian bola Hendra yang meyangkut di net mengakhiri perlawanan Indonesia di set pertama dengan 12-20.
Memasuki set kedua gantian pasangan Indonesia yang langsung tancap gas. Di awal laga Markis/Hendra langsung unggul 5-1.
Banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat pada set pertama berhasil diminimalisir oleh duet Indonesia ini. Keunggulan selisih poin pun berhasil dijaga dalam jarak aman sebelum akhirnya merebut set kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan kemenangan 21-11.
Di set penentuan laju kemenangan Markis/Hendra semakin tak terbendung. Unggul 3-1 awal pertandingan, ganda andalan Merah Putih sudah unggul 11-7 di pertengahan set kedua.
Usai berpindah lapangan, dominasi Merkis/Hendra masih belum bisa diimbangi Cai Yun/Fu Haifeng dan memimpin dalam posisi 17-10. Setelah mendapat tekanan besar karena keunggulan 20-11 mampu dipangkas menjadi 20-16, medali emas pertama akhirnya didapat kontingen Indonesia setelah set ketiga ditutup dengan skor 21-16. (din/ian)











































