Seperti sudah dijanjikan, para peraih medali di Olimpiade Beijing masing-masing mendapatkan bonus sesuai dengan jenis medali yang mereka petik. Peraih perunggu mendapatkan Rp 300 juta, perak memperoleh Rp 750 juta dan penggondol emas diguyur bonus Rp 1,5 miliar.
Markis/Hendra sebagai satu-satunya peraih medali emas untuk kontingen 'Merah Putih' merasa bangga dengan prestasi tersebut dan berterimakasih karena pencapaian mereka diapresiasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan bonus sebesar itu, Markis dan Hendra masing-masing akan mendapat uang Rp 750 juta. Ketika ditanya akan diapakan bonus tersebut, Markis menimpali, "Uangnya ditabung dulu."
Ke depan, Markis/Hendra berniat untuk merebut titel All England. "Setelah emas Beijing dan nomor satu dunia, kami ingin juara All England," kata Markis mewakili rekannya.
Dalam acara 'Malam Apresiasi Olahraga Indonesia' yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2008) malam itu, bonus untuk peraih perak (Maria Kristin, Eko Yulianto dan Triyatno), diserahkan oleh Sutiyoso dan Adang Darajatun.
Sementara peraih medali perak, ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, menerima bonus dari Ketua KON/KOI Rita Subowo serta Agum Gumelar. Sedangkan hadiah untuk Markis/Hendra diberikan oleh Rita dan Menegpora Adhyaksa Dault.
Dalam sambutannya, Rita Subowo meminta para atlet kelak tidak hanya mengejar bonus, namun juga demi rasa kebangsaan.
"Melihat atlet-atlet kita berlaga di Olimpiade merupakan kebanggan tersendiri," katanya.
"MungkinΒ kita tidak hanya akan memberikan bonus, tetapi juga edukasi sebagai bekal masa depan mereka. Jadi motivasi mereka tidak hanya bonus, namun juga sesuatu yang lebih penting yakni kebanggaan membela bangsa. Jadi atlet-atlet kita akan terlihat lebih elit," tandas Rita.
(arp/a2s)











































