Di Stadion Louis Armstrong, Selasa (2/9/2008) pagi WIB, Safina mengalahkan Groenefeld dengan 7-5, 6-0. Meski terlihat mudah, kemenangan Safina ini diraih dengan dramatis karena petenis Rusia itu nyaris batal bertanding karena kelelahan.
"Saya tidak menyangkan bisa menang hari ini karena saya sangat lelah. Setelah menyelesaikan pemanasan saya berpikir saya tidak bisa lagi memaksa diri saya. Saya tak bisa berhenti menangis," ujar Safina seperti dilansir Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Krajan) berkata, "Kita tahu kamu bukan mesin. Jadi, pergilah ke lapangan dan lakukan apa yang kamu bisa. Jika kekuatan tubuhmu hanya 20 persen, berikanlah yang 20 persen itu"," aku Safina.
"Jangan pergunakan berapa persen pun kekuatanmu yang lain hanya untuk asal memukul bola dan berteriak. Apapun yang kamu punya, cobalah berkonsentrasi ke pertandingan," ujar Krajan seperti ditirukan Safina.
Pennetta, calon lawan Safina, tanpa banyak kesulitan menundukkan petenis Prancis Amelie Mauresmo. Unggulan 16 asal Italia itu menang mudah 6-3, 6-0 atas lawannya yang merupakan unggulan 32.
Kemenangan yang cukup mudah juga dipetik Venus atas Radwanska. Sang unggulan tujuh mengatasi unggulan sembilan dengan skor meyakinkan 6-1, 6-3.
(arp/ian)











































