Hantuchova mendapat hasil buruk di sejumlah turnamen belakangan akibat cedera retak di tumit kanannya. Di Amelia Island bulan April lalu, ia ditundukkan Karolina Sprem di babak kedua setelah mendapat bye di babak pertama.
Kesialan berlanjut ketika ia terpaksa tidak bisa mengikuti sejumlah turnamen yang digelar di atas lapangan tanah liat. Berlin, Roma, Istanbul dan Prancis Terbuka menjadi turnamen-turnamen yang dilewatkan Hantuchova. Turnamen lapangan rumput s'Hertogenbosch pun tak diikutinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turnamen Commonwealth di Bali, 7-14 September mendatang bakal menjadi batu loncatan Hantuchova untuk perbaikan. Catatannya saat bertanding di Pulau Dewata cukup baik, dengan ia menjadi runner-up tahun lalu (kalah dari Lindsay Davenport).
Bila Hantuchova sudah tersisih dari AS Terbuka, tidak demikian dengan calon kontestan Commonwealth lainnya, Patty Schnyder. Petenis Swiss itu masih bertahan dan akan meladeni Elena Dementieva di perempatfinal.
Satu petenis lain yang juga akan bertarung di Bali, Flavia Pennetta, juga mencatat kiprah tak kalah mengesankan di AS Terbuka. Unggulan 16 di Flushing Meadows itu lolos ke perempatfinal dan menantang unggulan keenam, Dinara Safina.
Pennetta memiliki enam gelar WTA Tour atas namanya. Salah satu catatan paling impresifnya ditorehkan di Prancis Terbuka 2008 ketika petenis Italia itu menundukkan Venus Williams di babak ketiga.
(arp/arp)











































