Jelang digelarnya kejuaraan tenis Shanghai Master, pihak penyelenggara melakukan pengetatan pengamanan. Aksi tersebut dilakukan setelah muncul ancaman pembunuhan yang tertuju pada Roger Federer.
Kabar soal munculnya ancaman pembunuhan terhadap Federer dan pengetatan keamanan turnamen dikonfirmasi oleh seorang ofisial turnamen bernama Yang Yibin kepada sebuah media lokal, Shanghai Youth Daily, dan dikutip oleh Guardian.
Ancaman tersebut sesungguhnya sudah muncul sejak bulan lalu yang terpampang situs fan petenis asal Swiss itu. Pengirim pesan diketahui menggunakan nama 'Blue Cat Polytheism Founder 07'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian cyber Shanghai sudah melakukan investigasi terkait dikirimnya ancaman pembunuhan tersebut. Sementara pihak penyelenggara meyakinkan kalau keamanan turnamen akan diperketat.
"Kami sepenuhnya menyadari atas hal tersebut dan kami menanggapi masalah ini dengan serius. "
"Shanghai Masters memiliki petugas keamanan yang ditempatkan untuk menjaga pemain dan memastikan setiap tindakan pencegahan dilakukan untuk memastikan pemain kami aman dan nyaman. Dan memastikan mereka bisa melakukan aktivitasnya di sini: bermain tenis dan menyediakan tontonan yang memikat buat fans," demikian pernyataan resmi Shanghai Masters.
Shanghai Masters akan mulai digelar 8 Oktober hingga 14 Oktober mendatang
(din/mfi)











































