Wawancara Oprah dengan Armstrong berlansung Senin (14/1/2013) kemarin di kediaman Armstrong yang terletak di Austin, Texas. Wawancara tersebut akan ditayangkan di Oprah Winfrey Show dan bakal mengudara Selasa (15/1/2013) malam ini di stasiun televisi CBS.
Oprah menolak memberikan informasi terkait hasil wawancaranya dengan mantan peraih tujuh gelar Tour de France itu. Melalui akun Twitternya, Oprah hanya menulis "Baru menuntaskan (wawancara) dengan @lancearmstrong selama lebih dari 2 1/2 jam. Dia sudah SIAP!"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilanjutkan sumber tersebut, Armstrong mengaku mulai menggunakan doping di pertengahan 1990-an, hal mana sesuai dengan pernyataan yang sempat dibuat badan antidoping Amerika Serikat (USADA). Tuduhan doping pada Armstrong sudah muncul sejak pertengahan 1990-an, saat George Hincapie dan Stephen Swart menyebut kalau rekan mereka telah menggunakan substansi pendukung performa.
Armstrong bahkan dikabarkan siap bekerjasama dengan pihak federal untuk mengungkapkan siapa pebalap sepeda lain yang telah menggunakan substansi terlarang. Hal tersebut dilakukan Armstrong agar hukuman larangan berlomba selama sumur hidup yang dia terima bisa dikurangi. Namun upaya Armstrong kembali ke ajang internasional diyakini bakal sulit karena International Cycling Union tak akan begitu saja menerima pengakuan pria berusia 41 tahun itu.
Armstrong beberapa jam lalu juga telah meminta maaf pada stafnya yang bekerja di Livestrong, yayasan kangker yang dia bangun sejak tahun 1997 silam.
"Dia sudah melakukan pembicaraan tertutup dengan staff, yang telah melakukan pekerjaan penting bagi yayasan selama bertahun-tahun. Itu eskpresi pernyataan yang sangat menyentuh dan penuh penyesalan atas tekanan yang telah para staff rasakan dalam beberapa tahun terakhir terkait pemberitaan media," demikian diungkapkan jurubicara Livestrong, Katherine McLane.
USADA pada Agustus lalu menyatakan bahwa Armstrong akan mendapatkan sanksi berupa pencabutan gelar dan pencekalan, setelah ia memutuskan untuk tidak lagi memberikan perlawanan atas tudingan USADA soal konsumsi substansi pendorong performa selama kariernya. Saat itu, Armstrong memang mengaku tidak pernah menggunakan doping. Tetapi ia menyatakan telah lelah terus-menerus membuktikan ketidakbersalahannya sehingga sudah "pasrah".
(din/cas)











































