Sementara itu, Lin Dan yang sebelumnya direncanakan akan hadir akhirnya batal muncul karena dia punya kegiatan lain.
The Legends Vision digelar pada Senin (17/8/2015) sejak pukul 10.45 WIB. Dimulai dari acara talk show di Hotel Mulia, Senayan, juga pertandingan ekshibisi di GOR Asia Afrika, Jakarta.
Acara ini merupakan bagian dari sebuah rangkaian, di mana edisi pertama sudah digelar di China pada bulan Mei lalu dengan Lin Dan bertindak sebagai tuan rumahnya.
Sementara kali ini, Taufik Hidayat menjadi tuan rumah. Adapun misi mereka menggelar acara ini tidak hanya sekadar mendekatkan bulutangkis dengan masyarakat, tapi juga ada harapan besar agar bulutangkis bisa lebih populer, minimal menyamai ketenaran olahraga tenis.
"Misi kami dengan adanya acara ini adalah mengembangkan olahraga bulutangkis. Sekarang olahraga ini memang sudah besar, tapi kami ingin lebih besar lagi seperti olahraga tenis," kata Taufik.
Β
Bukan tanpa sebab peraih medali emas Olimpiade 2004 Athena ini mengatakan demikian. Olahraga tepok bulu selama ini mayoritas didominasi oleh negara-negara Asia seperti China, Indonesia, dan Malaysia. Negara-negara Eropa cuma Denmark yang konsisten meskipun belakangan Spanyol naik daun lewat Carolina Marin. Namun, di luar itu bulutangkis masih kalah populer dari tenis.
Berangkat dari hal itulah, The Legends Vision rencananya akan digelar secara berkelanjutan. Tak hanya di empat negara asal para legenda saja, tapi juga di negara-negara lain di mana olahraga bulutangkis tak populer.
"Seperti di Eropa Timur, Amerika, olahraga ini belum terkenal. Makanya kami berharap dengan adanya acara ini semakin memotivasi banyak orang untuk menyukai bulutangkis," kata Taufik.
"Kami juga ingin mengajak anak dan orang-orang yang suka bulutangkis, serta memotivasi mereka bahwa bisa menjadi seperti kami, Peter Gade, Lin Dan, Lee Chong Wei," ujarnya.
Senada dengan Taufik, Peter Gade juga berharap dengan bersatunya para legenda seperti dirinya, Lee Chong Wei, Lin Dan, dan Taufik Hidayat tujuan untuk mempopulerkan bulutangkis di dunia akan lebih mudah tercapai.
"Saya ingin menjadikan bulutangkis naik level. Dengan menyatunya kami tujuan itu pasti akan lebih mudah tercapai. Selain itu, dengan adanya pemain-pemain muda kami harap kontribusi badminton naik level tercapai," kata Peter Gade.
"Dengan adanya Kento Momota dan Chen Long yang akan menjadi juara-juara ke depannya bisa membawa bulutangkis ke level yang lebih tinggi. Ya mereka inilah yang nantinya bisa menjadi seperti Rafael Nadal, dan pemain tenis lainnya," ujarnya. (mcy/mfi)











































