DetikSepakbola
Kamis 12 Juli 2018, 18:01 WIB

Laporan Dari Moskow

Kroasia: Si Kecil yang Ingin Mencatat Sejarah Besar

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Kroasia: Si Kecil yang Ingin Mencatat Sejarah Besar Wilayah yang kecil dan warga negara yang sedikit tak menghalangi mimpi Kroasia untuk jadi juara Piala Dunia (Henry Romero/Reuters)
FOKUS BERITA: Kroasia vs Inggris
Moscow - Kroasia memang cuma negara kecil jika dibandingkan dengan banyak peserta Piala Dunia 2018 lainnya. Tapi, Vatreni ingin mengakhiri turnamen itu dengan menorehkan sejarah besar yakni trofi juara.

Kroasia berhasil melaju ke final Piala Dunia 2018 di Rusia usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dinihari WIB. Laga di waktu normal tuntas dengan skor 1-1 setelah gol Kieran Trippier di awal babak pertama dibalas Ivan Perisic di babak kedua.

Pada babak tambahan 2x15 menit, Kroasia memastikan diri jadi lawan Prancis di partai puncak usai Mario Mandzukic menjebol jala Jordan Pickford.



Begitu peluit akhir dibunyikan, para pemain, staf pelatih, dan juga suporter tak mampu lagi menahan rasa gembira sekaligus haru. ini merupakan sejarah untuk Kroasia yang baru tampil di kompetisi itu pada tahun 1998.

Saat itu Kroasia yang digawangi Davor Suker, Alen Boksic, dan Zvominir Boban mampu melaju sampai semifinal sebelum dihentikan Prancis yang tampil sebagai juara. Kroasia finis posisi ketiga usai mengalahkan Belanda.

Prestasi luar biasa pun kini coba dibidik lagi oleh Kroasia, negara yang cuma berpenduduk 4,1 juta jiwa dan punya luas negara sekitar 56.594 kilometer persegi itu (nyaris sama dengan luas Provinsi Jawa Barat + Banten) . Kroasia ingin menjadi juara dunia. Opta mencatat bahwa Kroasia adalah finalis dengan jumlah penduduk paling sedikit sejak edisi 1930.

Kroasia: Si Kecil yang Ingin Mencatat Sejarah Besar



Selain itu, Kroasia juga dicatat sebagai negara dengan ranking FIFA terendah yang masuk final, yakni di posisi ke-20. Sementara Prancis yang jadi lawan ada di urutan ketujuh dunia saat ini.

"Well, ini soal mentalitas kami, kami melalui banyak hal, seperti perang dan hal-hal seperti ini, bahkan situasinya pun sekarang juga tidak bagus-bagus amat. Tapi ini luar biasa sekali jika melihat talenta atlet yang kami miliki, seperti bola basket, bola tangan, polo air, tenis khususnya," tutur bek Kroasia, Dejan Lovren, terkait misi Kroasia sebagai negara kecil untuk bisa jadi juara dunia.

"Saya tidak tahu darimana talenta itu bisa berasal. Mungkin kami punya ayah dan ibu yang bagus, lalu mereka bisa menghasilkan anak yang bagus pula (sambil tertawa). Tapi kami ingin mencatat sejarah besar," sambung Lovren ketika diwawancara detikSport dan beberapa media lain di mixed zone usai laga kontra Inggris.


Simak Juga Video "Korasia Bangsa yang Tak Pernah Menyerah" di 20detik:

[Gambas:Video 20detik]


(mrp/din)

FOKUS BERITA: Kroasia vs Inggris
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed