DETIKSORE 20 JULI 2026

Ferran Torres, Pahlawan Spanyol di Final Piala Dunia 2026!

20detik Signature - detikSport
Jakarta -

Argentina, sang juara bertahan Piala Dunia 2022, berhasil ditumbangkan di final oleh Spanyol pada laga yang berlangsung di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. La Furia Roja berhasil menang dengan skor tipis 1-0 di masa perpanjangan waktu 120 menit. Ferran Torres menjadi pembeda sekaligus pahlawan untuk Spanyol setelah berhasil mencetak gol melalui kaki kirinya pada menit ke-106.

Pada partai puncak ini, Albiceleste harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Enzo Fernandez diganjar kartu kuning kedua oleh wasit di penghujung waktu normal. Enzo dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap bek tengah Spanyol, Pau Cubarsi. Dalam tayangan ulang, tekel keras Enzo tampak membuat Pau Cubarsi terpental. Atas peristiwa ini, wasit tak segan memberikan kartu kuning kedua untuk pemain Chelsea tersebut.

Kesuksesan Lamine Yamal dkk malam tadi seperti mengulang sejarah bagi Spanyol 16 tahun lalu. Kala itu, Tim Matador sukses merengkuh Piala Dunia pertamanya setelah memenangi Euro di dua tahun sebelumnya. Kali ini mereka juga berhasil menjadi pemenang Piala Dunia 2026 dan Euro 2024 secara berturut-turut. Luis de la Fuente berhasil menyamakan rekor yang sebelumnya dicetak oleh Vicente del Bosque di Timnas Spanyol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, tim asuhan Luis de La Fuente ini berhasil merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi keberhasilannya dengan menciptakan rekor baru kemenangan terpanjang. Mereka berhasil menyelesaikan turnamen tanpa tumbang di delapan pertandingan sejak fase grup. Setelah membuka dengan hasil imbang 0-0 melawan Cape Verde, Tim Matador langsung tancap gas. Mereka mampu membukukan tujuh kemenangan beruntun dan hanya kebobolan satu gol saja.


"Kami adalah juara dunia. Saya sayang gembira dan bangga dengan para pemain. Kami telah menutup sebuah bab yang sangat penting. Lebih jauh lagi, ini adalah sebuah tim dengan sebuah sejarah yang panjang. Kami memikirkan apa yang akan datang selanjutnya," cetus De la Fuente usai pertandingan final dilansir AS dikutip dari detikSport.

ADVERTISEMENT

Merangkum dari detikSport, Spanyol sudah memiliki rekor tak terkalahkan di panggung sepakbola internasional sebanyak 38 pertandingan. Mereka memulai rekor tanpa takluk sejak Maret 2024. La Furia Roja juga berhasil melampaui rekor laju tidak terkalahkan terpanjang sebelumnya (37 kemenangan) yang dipegang Italia di antara Oktober 2018 hingga September 2021. Spanyol saat ini mendulang 29 kemenangan dan 9 kali seri.

Pada edisi Piala Dunia 2030 Spanyol dipastikan berstatus sebagai tuan rumah bersama Maroko dan Portugal. La Roja tentu akan termotivasi untuk bisa mempertahankan gelarnya. Apalagi para pemain yang berada di skuad sekarang masih cukup muda dan bukan tidak mungkin turut andil pada kompetisi yang baru dimainkan empat tahun dari sekarang itu.

Melihat hasil semalam, Argentina harus berbesar hati karena misi mempertahankan gelar juara dunia yang direbut empat tahun lalu gagal. Sepanjang sejarah Piala Dunia, baru dua negara yang mampu menjadi juara secara beruntun atau back to back. Mereka adalah Italia (1934 & 1938) dan Brasil (1958 & 1962). Saat ini, Brasil masih menjadi pemenang terbanyak Piala Dunia dengan lima gelarnya. Di bawah mereka terdapat Jerman dan Italia dengan masing-masing empat gelar. Setelah itu ada Argentina (tiga gelar), Prancis (dua gelar), Uruguay (dua gelar), Spanyol (dua gelar) dan Inggris (satu gelar).

Argentina juga sudah cukup sering kalah di pertandingan puncak atau final Piala Dunia. Selain kalah di final 2026, Tim Tango juga pernah tumbang di laga puncak pada 1930, 1990, dan 2014. Selain dikalahkan Spanyol, Argentina ternyata juga menorehkan rekor kartu merah terbanyak di Piala Dunia. Tim asuhan Lionel Scaloni itu menyamakan Brasil sebagai tim dengan kartu merah terbanyak di Piala Dunia sebanyak 11 kartu. Usai pertandingan sang pelatih pun tak kuasa menahan kesedihannya tak bisa mempertahankan gelar Piala Dunia.

"Rasanya sedih, tapi saya tahu para pemain sudah memberikan segala-galanya, saya punya banyak hal untuk dikatakan, tapi sekarang tidak ada artinya."ucap pelatih Argentina Lionel Scaloni dikutip AS dilansir detikSport.

Argentina bermain sangat keras di laga ini, tercatat mereka membuat 24 pelanggaran dengan tujuh kartu kuning. Ada pula kartu merah untuk Leandro Paredes setelah laga usai. Pemain tengah Albiceleste itu terlihat membuat keributan dengan pemain Spanyol Gavi dan Eric Garcia.


Lalu, apakah Spanyol bisa menyamakan rekor panjang kemenangan ini seperti 16 tahun lalu? Benarkah ini menjadi Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi? Simak juga ulasan pertandingan final Piala Dunia 2026 dalam d'Hattrick!

detikSore akan menuju Surabaya, Jawa timur untuk melihat lebih dekat viralnya pembangunan pagar setinggi 2,5 meter di beberapa titik pusat perbelanjaan. Merangkum detikJatim, timbul sejumlah spekulasi di tengah masyarakat terkait pemasangan pagar yang mengelilingi pusat-pusat perbelanjaan tersebut. Diskusi yang bertebaran di media sosial itu mengaitkan tindakan ini sebagai antisipasi kerusuhan akibat sulitnya ekonomi. Lalu bagaimana tanggapan pengelola sejumlah belanjatara di Surabaya itu? Simak laporan langsung Jurnalis detikJatim selengkapnya dalam Berita Nusantara.


Jelang petang nanti, detikSore akan kembali membuka ruang bagi kelompok berkebutuhan khusus. Seperti diketahui, penyandang autisme masih menghadapi stigma dan keterbatasan akses untuk mengembangkan potensi, termasuk di bidang seni dan industri kreatif. Padahal, dengan ruang dan kesempatan yang setara, mereka mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi. Berusaha untuk menciptakan solusi untuk masalah tersebut, Kreaby, sebuah studio kreatif asal Jakarta, membuka diri sebagai wadah bagi para seniman autistik untuk berkarya, berkembang, dan menunjukkan bahwa talenta tidak mengenal batas. Berdiri sejak 2020, Kreaby tidak hanya menghadirkan karya seni visual yang unik dan ekspresif, tetapi juga berhasil membawa karya para senimannya berkolaborasi dengan berbagai brand nasional hingga internasional.

Lantas, bagaimana proses kreatif Kreaby membantu para seniman menghasilkan sebuah karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial? temukan jawabannya bersama Arani Aslama, Co-Founder Kreaby.

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.


"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"


(gub/vys)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT