DetikSepakbola
Jumat 31 Maret 2017, 19:00 WIB

Hasil Investigasi Internal Kasus Korupsi FIFA: 22 Ribu Lembar Barang Bukti

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Hasil Investigasi Internal Kasus Korupsi FIFA: 22 Ribu Lembar Barang Bukti Foto: Philipp Schmidli/Getty Images
Zurich - FIFA mengumumkan bahwa investigasi internal terkait kasus korupsi yang merebak di 2015 lalu telah selesai. Hasil investigasi itu diserahkan ke otoritas Swiss.

Kasus suap dan korupsi FIFA merebak di Mei 2015 silam, ketika otoritas Swiss menggerebek sebuah hotel di Zurich. Tujuh orang ditangkap dalam aksi tersebut, yang mana termasuk dalam 14 orang yang didakwa melakukan korupsi dalam penyelidikan yang dipimpin Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Pada bulan Desember di tahun itu pula, 16 orang ofisial FIFA juga didakwa terlibat kasus tersebut, setelah penangkapan dua wakil Presiden FIFA di hotel yang sama. Kasus ini turut menyeret-nyeret Presiden FIFA dan UEFA kala itu, yakni Sepp Blatter dan Michel Platini.

FIFA melakukan investigasi internal terkait kasus ini. Penyelidikan mereka kelar setelah 22 bulan dan menghasilkan 1.300 lembar laporan plus 22.000 barang bukti.

"FIFA mengumumkan hari ini bahwa telah menyelesaikan investigasi internal yang dimulai Juni 2015, setelah Kantor Kejaksaan Agung Swiss (OAG) dan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengumumkan investigasi terhadap dugaan tindak kriminal, penyuapan, dan korupsi di dunia sepakbola," ungkap pernyataan resmi FIFA.

"Selama investigasi 22 bulan yang dilakukan FIFA, lebih dari 2,5 juta dokumen ditinjau ulang dan banyak saksi kunci diwawancara. Menggunakan bukti yang didapatkan dari peninjauan dokumen dan wawancara saksi, penasihat eksternal FIFA menyiapkan laporan investigasi tertulis pada isu-isu yang jadi perhatian utama untuk diserahkan ke otoritas Swiss dan AS."

"Laporan-laporan ini, yang berjumlah total lebih dari 1.300 halaman dan juga lebih dari 20.000 halaman barang bukti, sudah dibagikan kepada otoritas Swiss. OAG telah mengakui kerjasama erat dan konsisten FIFA. FIFA memahami dan telah sepakat bahwa laporan-laporan ini juga akan diberikan kepada otoritas AS," demikian seperti dikutip Soccerway.
(raw/krs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed