DetikSepakbola
Kamis 07 Desember 2017, 14:15 WIB

Pesepakbola Ini Dikecam Usai Pakai Piala Juara untuk Tutupi Kemaluan

Kris Fathoni W - detikSport
Pesepakbola Ini Dikecam Usai Pakai Piala Juara untuk Tutupi Kemaluan Lillestrom ketika menjuarai Piala Norwegia (Foto: Trond Tandberg/Getty Images)
Oslo - Pesta perayaan klub Norwegia Lillestrom menuai kecaman setelah salah seorang pemainnya menggunakan piala juara untuk menutupi kemaluan, sambil telanjang bulat.

Akhir pekan lalu Lillestrom menang 2-0 atas Sarpsborg untuk menjuarai Piala Norwegia. Ini merupakan kali keenam Lillestrom menjuarai ajang itu, sekaligus yang pertama dalam 10 tahun terakhir.

Hal itu tak ayal membuat Lillestrom berpesta dalam parade juara digelar pada hari Senin (4/12/2017) malam. Luapan kegembiraan itu pada prosesnya turut membuat salah seorang pemain, Aleksander Melgalvis Andreassean, sampai telanjang bulat.

Tidak cuma itu. Dengan disaksikan para fans dan rekan satu timnya, pesepakbola 28 tahun tersebut juga menggunakan piala juara untuk menutupi bagian kemaluan. Tindakan itulah yang kini dikecam oleh Federasi Sepakbola Norwegia (NFF).

"Menjuarai ajang itu merupakan hal besar dan tentu saja harus dirayakan. Tapi seharusnya tetap bisa dilakukan dengan perilaku yang lebih baik demi menghormati piala tersebut," ujar Direktur Komunikasi NFF Yngve Haavik seperti dikutip Telegraph.

"Saya yakin Melgalvis tidak melakukannya dengan niat jelek, tapi tetap saja kelihatannya buruk. Saya pikir Melgalvis dan Lillestrom akan sepakat dengan penilaian ini," katanya.

Andreassen sendiri menyadari tindakannya tersebut sudah memunculkan kontroversi. Ia pun bergurau akan minta maaf ke Raja Norwegia atas tindakannya.

"Saya bisa memahami (ada sejumlah orang yang tidak menyukai tindakan itu). Apa saya harus minta maaf ke raja? Kemarin saya mendapat kehormatan bertemu dengannya jadi mungkin saya harus minta maaf hari ini," ucap Andreassen.

Pemain yang direkrut Lillestrom pada awal musim ini tersebut juga ditanya apa tidak malu jika tindakannya tersebut dilihat oleh neneknya sendiri.

"Saya pikir ia belum melihatnya. Untungnya beliau tak punya internet atau media sosial," tuturnya.



(krs/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed