Terkait Hinaan untuk Blanc, Aurier Dibela Drogba

Terkait Hinaan untuk Blanc, Aurier Dibela Drogba

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Kamis, 18 Feb 2016 15:10 WIB
Terkait Hinaan untuk Blanc, Aurier Dibela Drogba
Getty Images/Grant Halverson
Montreal -

Dalam beberapa hari terakhir, Serge Aurier mendapatkan sorotan dan kecaman lantaran melontarkan kalimat bernada homofobis kepada pelatihnya sendiri, Laurent Blanc. Kini, bek Paris Saint-Germain itu mendapatkan pembelaan dari Didier Drogba.

Aurier memang tidak mengatakan langsung kepada Blanc, namun dia mengucapkannya pada sebuah sesi tanya-jawab via Periscope. Tidak hanya itu, pada sesi yang sama, ia juga mengolok-olok beberapa rekan setimnya. PSG pun mengambil tindakan dengan menskors Aurier tanpa batas waktu tertentu.

Apa yang dilakukan Aurier mengundang kecaman. Namun, Drogba --yang pernah memperkuat timnas Pantai Gading bersama Aurier-- memberikan pembelaan, sekaligus menganalisis masalah Aurier dengan lebih bijak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Drogba, apa yang dilakukan Aurier selayaknya dijadikan pembelajaran, terutama bagi para pesepakbola muda. Pada era di mana banyak pesepakbola amat sering berbicara lewat media sosial, sudah semestinya, kata Drogba, para pemain diajari bagaimana bersikap di dunia maya.

"Tidak biasanya saya berkomentar untuk hal-hal seperti ini. Tapi, melihat bagaimana adik kecil saya, Serge Aurier, diperlakukan dalam beberapa hari terakhir ini benar-benar bikin saya kesal. Jadi, saya merasa harus mengatakan sesuatu," ujar Drogba.

"Betul, dia membuat kesalahan. Betul juga, dia mengatakan sesuatu yang seharusnya tak ia katakan. Tapi, kita semua pernah salah, pemain (termasuk saya), pelatih, manajer, wasit, presiden klub, bahkan fans! Termasuk juga orang-orang yang memintanya 'masuk penjara saja'.."

"Bagaimana bisa seorang pemain muda belajar dari kesalahannya jika tidak diberikan dukungan dan bimbingan yang benar? Bukankah seharusnya kita mengedukasi pemain muda bagaimana cara bersikap, mempersiapkan mereka menghadapi dunia di mana media sosial bisa membumbungkan atau menghancurkan karier mereka?"

"Atau, kita cuma senang menyalahkan pemaian-pemain tertentu tapi tidak yang lainnya? Yang mana tidak akan membawa kita ke mana-mana.."

Aurier, 23 tahun, sudah meminta maaf atas perkataannya.



(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads