Keran Gol Inggris Mampet

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 19 Jun 2021 16:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 18: Harry Kane of England reacts as he is substituted during the UEFA Euro 2020 Championship Group D match between England and Scotland at Wembley Stadium on June 18, 2021 in London, England. (Photo by Matt Dunham - Pool/Getty Images)
Keran Gol Inggris Mampet (Getty Images/Matt Dunham - Pool)
London -

Jalan Timnas Inggris di Euro 2020 tampaknya tidak mudah. Salah satu buktinya, gol-gol The Three Lions begitu memprihatinkan.

Inggris sudah menjalani dua laga di Grup D Euro 2020. Hasilnya sekali menang lawan Kroasia 1-0 dan seri 0-0 kontra Skotlandia.

Persaingan di Grup D Euro 2020 pun kian ketat. Republik Ceko dan Inggris sama-sama memimpin dengan empat poin (Ceko di peringkat pertama karena unggul selisih gol). Kroasia dan Skotlandia di nomor tiga dan empat dengan masing-masing satu poin.

Artinya, peluang lolos ke babak 16 Inggris masih terbuka lebar buat siapa saja. Laga terakhir grup, benar-benar jadi penentu.

Dirangkum detikSport dari berbagai sumber, Inggris tampak seperti singa yang ompong. Mereka begitu sulit mencetak banyak gol.

Di lima laga terakhirnya, Inggris cuma mencetak lima gol dan menang tipis-tipis. Padahal di stok lini serang, mereka punya juru gedor yang melimpah.

LONDON, ENGLAND - JUNE 18: Phil Foden of England is challenged by Billy Gilmour of Scotland during the UEFA Euro 2020 Championship Group D match between England and Scotland at Wembley Stadium on June 18, 2021 in London, England. (Photo by Facundo Arrizabalaga - Pool/Getty Images)Lini serang Inggris lagi mandek (Facundo Arrizabalaga - Pool/Getty Images)

Ada Harry Kane yang musim lalu jadi top skor Premier League dengan mencetak 23 gol. Lalu ada Raheem Sterling dengan 10 gol, Dominic Calvert-Lewin dengan 16 gol, dan Marcus Rashford dengan 11 gol.

Belum lagi, lini tengah Inggris juga punya sekumpulan anak muda top yang hobi mencetak gol. Sebut saja seperti Mason Mount, Phil Foden, dan Jadon Sancho.

Entah apa yang merasuki Timnas Inggris. Memang sih, pada dasarnya menutup laga dengan skor 1-0 sudah berarti kemenangan.

Namun jika keran golnya masih mampet, maka Inggris bakal menyulitkan diri sendiri di Euro 2020 ini. Makin sulit lagi buat mewujudkan 'football is coming home'.

Simak rangkuman informasi dan keseruan Euro 2020/2021 di sini.

(aff/mrp)