Mina Tak Sakit Hati Diejek Messi di Copa America 2021

Putra Rusdi K - Sepakbola
Selasa, 20 Jul 2021 09:25 WIB
Argentinas goalkeeper Emiliano Martinez blocks a penalty shot by Colombias Yerry Mina during the  penalty shootout in a Copa America semifinal soccer match at the National stadium in Brasilia, Brazil, Wednesday, July 7, 2021. (AP Photo/Eraldo Peres)
Yerry Mina tak sakit hati diejak Lionel Messi di Copa America 2021 (Foto: AP/Eraldo Peres)
Brasilia -

Yerry Mina tak sakit hati diejek Lionel Messi saat semifinal Copa America 2021. Menurutnya, hal tersebut sudah biasa terjadi di sepakbola.

Copa America 2021 telah berakhir. Messi benar-benar menunjukkan kebintangannya di ajang ini.

La Pulga mampu memimpin Argentina menjadi juara usai mengalahkan Brasil 1-0 di final berkat gol Angel Di Maria. Ia membawa Tim Tango mengakhiri puasa gelar selama 28 tahun di turnamen besar sejak juara di Copa America 1993.

Torehan Messi di Copa America 2021 semakin sempurna dengan dirinya dinobatkan sebagai pemain terbaik dan top skor bersama pemain Kolombia Luis Dias usai mengemas empat gol. Namun, kilau Messi di ajang ini sedikit ternoda dengan insiden ejekan kepada Yerry Mina di babak semifinal.

Insiden ini terjadi saat duel Argentina vs Kolombia memasuki babak adu penalti. Duel ini harus ditentukan lewat babak tos-tosan usai kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Mina yang maju sebagai eksekutor ketiga Kolombia gagal menjalankan tugasnya usai sepakanya ditepis Emiliano Martinez. Messi yang biasanya kalem mengejek kegagalan Mina ini dengan mengatakan'baila ahora' yang artinya, 'ayo, menarilah sekarang'.



Hal itu merujuk pada aksi viral Yerry Mina saat Kolombia menang adu penalti atas Uruguay di perempatfinal. Argentina kemudian mampu menutup adu penalti dengan kemenangan 3-2 atas Kolombia.

Terkait ejekan Messi ini, Mina ternyata tak pernah sakit hati. Ia mengaku hal ini wajar terjadi di sepakbola. Bek Everton ini juga mengenal dengan baik Messi karena sempat bermain bersama saat di Barcelona.

"Apa yang terjadi dengan Leo adalah sesuatu yang bisa terjadi kapan saja, ini sepak bola. Hidup memiliki siklus, itu memberi (peluang kita untuk) balas dendam. Namun, saya tetap santai karena saya tahu bahwa Leo adalah orang yang hebat," ujar Mina dikutip dari Marca.

"Saya bertemu dengannya di Barcelona dan saya berterima kasih atas dukungan yang dia berikan kepada saya, saya akan selalu menghormatinya," katanya.

(pur/adp)