Gejolak geopolitik di Timur Tengah mengacaukan rencana Iran di Piala Dunia 2026.Padahal mereka sudah punya markas latihan di Tuscon, Arizona.
Iran dijadwalkan bermain di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, dua di Los Angeles dan satu di Seattle. Kompleks Olahraga Kino di Tucson, Arizona menjadi venue untuk latihan timnasnya.
Namun, rencana itu terancam batal usai kampanye AS-Israel melawan Iran akhir pekan lalu dengan serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Terbaru, Iran kabarnya juga mau mundur dan boikot Piala Dunia!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari Reuters, Direktur Kompleks Olahraga Kino, Sarah Horvath mengungkapkan bahwa mereka masih berkomunikasi dengan FIFA dan menanti kehadiran Iran.
"Kami tahu ada banyak aktivitas geopolitik yang terjadi saat ini," kata Sarah Horvath seperti yang dilansir dari Reuters, Jumat (6/3).
"Meskipun demikian, kami berkomunikasi setiap hari dengan FIFA. Tim Iran masih akan datang ke sini untuk saat ini, kami berharap dapat menjamu mereka," lanjutnya.
Iran yang berada di peringkat ke-20 dunia, memilih Kompleks Olahraga Kino sebagai tempat pelatihan bulan lalu. Tempat ini dibangun pada tahun 1998 dan memiliki luas lebih dari 300 hektar dengan 22 lapangan sepakbola. Tempat ini juga dijadikan rumah bagi tim USL League Two, FC Tucson.
Horvath menambahkan bahwa kehadiran tim Piala Dunia di Kompleks Olahraga Kino menjadi pendorong ekonomi yang besar bagi daerah.
"Kehadiran tim Piala Dunia yang berlatih di kompleks kami merupakan pendorong ekonomi yang besar bagi daerah ini," kata Horvath.
Tucson Perkuat Keamanan untuk Tim Mana pun
FIFA tidak langsung menanggapi terkait perkembangan terbaru status Iran di Piala Dunia, atau apakah tim lain ditugaskan untuk berlatih di Tucson.
Horvath menekankan bahwa langkah-langkah keamanan akan diterapkan untuk tim mana pun yang berlatih di Kino. Mereka juga berkoordinasi dengan mitra penegak hukum lokal dan federal.
Untuk saat ini, Tucson masih menunggu kabar terbaru terkait kehadiran Iran. Peristiwa global yang sedang terjadi menjadi penentu apakah persiapan berbulan-bulan akan berujung pada penyambutan tim Piala Dunia atau hanya untuk mengisi kekosongan tak terduga.
Jon Pearlman, pendiri dan presiden FC Tucson justru optimis mengenai Iran.
"Kami sangat optimis bahwa mereka akan berlatih di sini. Kami pikir itu akan terjadi," ujar Pearlman.
Meski begitu, Pearlman mengakui bahwa menjamu Iran akan menjadi situasi yang menantang, mengingat ketegangan yang ada. Ia tetap berfokus pada apa yang bisa dikendalikan, yakni memastikan setiap tamu aman.
(aff/krs)










































