Dekat dengan Trump, Gianni Infantino Sulit Jadi Presiden FIFA Lagi?

Dekat dengan Trump, Gianni Infantino Sulit Jadi Presiden FIFA Lagi?

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 16 Apr 2026 20:00 WIB
WASHINGTON, DC - AUGUST 28:  U.S. President Donald Trump pretends to give a red card to members of the news media with FIFA President Gianni Infantino in the Oval Office at the White House August 28, 2018 in Washington, DC. The 2026 FIFA World Cup wi
Foto: Getty Images/Chip Somodevilla
Jakarta -

Gianni Infantino mau maju lagi jadi Presiden FIFA di 2027. Namun kedekatannya dengan Presiden AS, Donald Trump, bikin Gianni kehilangan dukungan!

Pemilihan Presiden FIFA akan berlangsung pada 2027 di Rwanda. Gianni Infantino mau maju lagi.

Gianni sudah jadi Presiden FIFA sejak 2016 ketika gantikan Sepp Blatter dan terpilih lagi pada 2023 untuk menduduki jabatan tersebut. Gianni mulanya diprediksi bakal kembali jadi Presiden FIFA, namun kedekatannya dengan Presiden AS Donald Trump justru berdampak buruk buatnya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari berbagai sumber, negara-negara anggota FIFA mulai tidak senang dengan kedekatan Gianni Infantino dan Donald Trump. Sebabnya, Trump sebagai Presiden AS kerap mengeluarkan kebijakan yang kontroversi, termasuk ketika menyerang negara lain yakni Venezuela dan Iran.

ADVERTISEMENT

Gianni mulai kehilangan dukungan internal. Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 pun jadi sorotan, sebab ada negara-negara peserta yang pendukungnya dilarang masuk AS (tuan rumah) karena kebijakan dari Trump.

Pemilihan Presiden FIFA dilakukan dengan sistem voting, oleh delegasi dari 211 negara anggota. Pemenang ditentukan berdasarkan perolehan suara terbanyak, dan jika calon tunggal, dipilih secara aklamasi.

Sejauh ini, belum ada nama-nama pesaing lainnya. Di 2023 lalu, hanya Gianni Infantino sebagai calon tunggal.

(aff/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads