Keluh Ancelotti: Tiada Pemain Top Asing di Liga Italia

Keluh Ancelotti: Tiada Pemain Top Asing di Liga Italia

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 18 Apr 2026 22:00 WIB
STADIO OLIMPICO, ROME, ITALY - 2025/11/03: Serie A Puma official ball seen during the Serie A 2025/2026 football match between SS Laziio and Cagliari Calcio. Lazio won 2-0 over Cagliari. (Photo by Andrea Stacciol/Insidefoto/LightRocket via Getty Imag
Foto: Insidefoto/LightRocket via Getty/Insidefoto
Jakarta -

Carlo Ancelotti menyoroti Serie A alias Liga Italia yang dinilainya kurang kompetitif. Katanya, tiada pemain top asing di sana.

Liga Italia yang kurang kompetitif disebut-sebut jadi salah satu faktor Timnas Italia yang kurang menggigit. Alhasil, Gli Azzurri sudah absen di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti menyoroti Liga Italia yang kurang kompetitif. Pria asal Italia sebut tidak ada pemain top asing di sana, tidak seperti sebelum-sebelumnya.

"Para pemain asing besar tidak lagi datang ke Italia. Di luar negeri, dengan hak siar TV yang besar dan investor yang kuat, terbentuk pasar yang lebih menarik," kata Ancelotti dilansir dari Il Giornale.

ADVERTISEMENT

Tak ayal, klub-klub Italia tak punya banyak uang untuk beli pemain-pemain top dengan harga mahal. Transfer pembelian termahal masih dipegang Juventus, ketika beli Cristiano Ronaldo dari Real Madrid seharga 117 juta Euro di tahun 2018.

Lima transfer pembelian termahal di Serie A pun masih dipegang Juventus. Setelah Ronaldo, ada Higuain, De Ligt, Vlahovic, dan Melo.

Seperti kata Carlo Ancelotti, perputaran bisnis di Serie A tidak greget. Klub-klub tidak belanja jor-joran, malah dalam beberapa tahun terakhir lagi tren rekrut pemain gratisan dan sudah berumur (di atas usia 30 tahun).

"Jadi di Serie A, sudah tidak ada lagi pemain-pemain internasional yang luar biasa," ujarnya.

"Ada Maradona, Platini, Krol, Rummenigge, Ronaldo, Ronaldinho, dan semua pemain hebat lainnya dari era lampau, tapi sekarang ini dari siapa para pemain muda Italia bisa belajar?" tutupnya.

(aff/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads