Donald Trump: Biarkan Iran Bermain di Piala Dunia 2026

Donald Trump: Biarkan Iran Bermain di Piala Dunia 2026

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 01 Mei 2026 06:30 WIB
WASHINGTON, DC - APRIL 30: U.S. President Donald Trump speaks during an executive order signing in the Oval Office of the White House on April 30, 2026 in Washington, DC. President Trump signed multiple executive orders including one to expand retire
Foto: Andrew Harnik/Getty Images
Washington -

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bicara lagi soal keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026. Ia mengizinkan Team Melli berpartisipasi.

"Tahukah Anda? Biarkan saja mereka bermain," kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval, melansir Anadolu Agency.

"Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, 'Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus," kata Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Infantino, Presiden FIFA, juga sekali lagi menegaskan posisi Iran di Piala Dunia 2026. Iran dipastikan tetap ikut berlaga.

"Tentu saja, Iran akan bertanding di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus mendekatkan orang-orang," kata Infantino, mengutip BBC

ADVERTISEMENT

Komentar ini datang di tengah desakan mencoret Iran dari Piala Dunia 2026. Sebelumnya utusan Donald Trump, Paolo Zampolli, meminta FIFA agar menukar Iran dengan Italia.

Keikusertaan Iran di Piala Dunia 2026 memang disorot hingga beberapa pekan sebelum kejuaraan digelar. Sebab, Iran tengah perang dengan AS, tuan rumah ajang tersebut.

FIFA berkali-kali menegaskan Mehdi Taremi dkk akan tetap bermain di Piala Dunia 2026. Meski begitu, tensi politik membuat keikutsertaannya terus dipertanyakan.

Baru-baru ini, pejabat Iran ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA di Vancouver. Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, dinilai terafiliasi IRGC, Korps Garda Revolusi Iran, yang dicap sebagai organisasi teroris di Kanada dan AS.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga menyatakan hal serupa. Ia melarang semua pihak Iran yang terafiliasi IRGC datang ke Piala Dunia 2026.




(yna/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads