Ivan Toney

Piala Dunia 2026: Tuchel Jelaskan Alasan Panggil Ivan Toney

Adhi Prasetya - detikSport
Jakarta -

Pemanggilan Ivan Toney menjadi salah satu kejutan dalam pengumuman skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Manajer Thomas Tuchel menjelaskan alasan di balik keputusan memasukkan bomber Al-Ahli tersebut.

Toney menjadi deputi Harry Kane saat Inggris finis sebagai runner-up di Piala Eropa 2024, namun hanya sekali bermain untuk The Three Lions sejak Tuchel menjadi manajer, yakni saat masuk di menit ke-88 dalam laga melawan Senegal pada Juni 2025.

Nyaris setahun berlalu dan tampak di luar radar, Toney mengejutkan publik dengan kembali masuk skuad saat nama-nama seperti Cole Palmer, Harry Maguire, Phil Foden, hingga Trent Alexander-Arnold justru ditinggal oleh Tuchel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemanggilan Toney bukan ujug-ujug. Ada pertimbangan di balik keputusan itu.

ADVERTISEMENT

Toney masih tergolong tajam dan fit meski bermain di Arab Saudi. Ia sudah mencetak 55 gol dari 62 laga Saudi Pro League dalam dua musim terakhir. Sebagai perbandingan, Cristiano Ronaldo mengemas 53 gol dari 60 laga para periode yang sama.

Lalu ia juga mendapat masukan dari Matthias Jaissle, pelatih Al-Ahli yang dulunya merupakan anak asuh Tuchel sewaktu melatih di tim muda Stuttgart. Singkat cerita, rekomendasinya juga berperan.

"(Keikutsertaannya) juga sedikit mengejutkan kami. Ketika memikirkan berbagai skenario, dia kembali masuk dalam pertimbangan," ujar Tuchel tentang pemanggilan Toney, dikutip BBC.

"Saya mendapat masukan fantastis dari pelatih klubnya (Jaissle), yang dulunya merupakan pemain saya, dan saya memiliki hubungan dekat dengannya, selalu mendapat masukan fantastis tentang perannya di sana, tentang kemampuannya, kebugarannya."

Musim ini, Toney mencetak 32 gol dari 32 laga di Saudi Pro League. Jumlah itu kalah dari Harry Kane yang mengemas 36 gol di Bundesliga. Namun untuk urusan assist, Toney lebih unggul dari Kane, yakni tujuh berbanding lima.

Selain itu, patut diingat Toney dalam kepercayaan diri tinggi usai dua kali juara Liga Champions Asia bersama Al-Ahli. Ia juga sudah terbiasa main di temperatur tinggi, kondisi yang juga akan ditemui Inggris di Piala Dunia nanti.

"Kita bisa melihat bahwa dia masih mengumpulkan angka-angka (gol). Saya pikir dia memiliki keterampilan yang sangat istimewa yang dapat membantu kami, dalam situasi dan skenario ketika kami sedang mengejar hasil," tambah Tuchel.

"Saya pikir dia bisa menjadi tambahan yang sangat berharga bagi Harry Kane, dia bisa hadir di kotak penalti ketika kami berupaya mencetak gol."

"Dia bisa mengalihkan perhatian lawan dari striker lain, dia memiliki kehadiran alami di dalam kotak penalti, dia adalah seorang finisher alami, dia bisa membantu kami dalam situasi bola mati - dia sangat kuat di sana. Sangat bagus dalam menggunakan tubuhnya dan jangan lupa, dia adalah penendang penalti kelas dunia. Dia memenuhi beberapa kriteria yang kita inginkan," tegas Tuchel soal Toney.


(adp/raw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT