Timnas Belanda

Piala Dunia 2026: Belanda Potensi Jadi Silent Contender

Randy Prasatya - detikSport
Jakarta - Semarak Piala Dunia 2026 akan berlangsung. Dewan Pembina Garudayaksa FC, menjagokan Belanda.

Piala Dunia 2026 dibuka dengan laga antara Meksiko vs Afrika Selatan di Estadio Azteca, Meksiko City, Meksiko, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Ini sekaligus penanda pertama kalinya pesta sepakbola diikuti 48 negara.

"Kini, keberhasilan tidak lagi semata ditentukan oleh nama besar, tetapi oleh kualitas sistem, kedalaman skuad, dan kemampuan beradaptasi. Dalam konteks tersebut, Belanda dan Jepang layak disebut sebagai dua kekuatan disruptif Piala Dunia 2026," kata Fary Francis dalam rilis yang diterima detikSport.

Fary Francis mengungkapkan, Belanda memiliki fondasi sepakbola yang sangat kuat, filosofi permainan yang jelas, serta tradisi panjang menghasilkan pemain kelas dunia. Namun, Belanda belum pernah menjadi juara dunia.

"Dengan kombinasi pemain senior dan generasi baru yang matang di liga-liga elite Eropa, Belanda berpotensi menjadi 'silent contender' yang perlahan menyingkirkan para unggulan hingga mencapai partai puncak," tambah Fary Francis.

Fary Francis juga menyoroti performa Jepang. Tim Samurai Biru itu sangat merepotkan dalam perhelatan Piala Dunia 2022 dengan menjadi juara Grup E, mengungguli Spanyol dan Jerman.

Semarak Piala Dunia 2026 akan berlangsung. Dewan Pembina Garudayaksa FC, Fary Djemy Francis, menjagokan Belanda.Fary Djemy Francis. (Foto: dok. ist)

"Yang menarik, jika Belanda mewakili evolusi kekuatan sepakbola tradisional Eropa, maka Jepang mewakili masa depan sepakbola global yang berbasis sistem. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan tim-tim elite dunia. Hal ini menunjukkan bahwa batas antara negara favorit dan nonfavorit semakin tipis," Fary menjelaskan.

"Karena itu, saya melihat Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertarungan memperebutkan trofi, melainkan pertarungan antara tradisi dan inovasi. Jika negara-negara favorit gagal beradaptasi dengan dinamika baru turnamen, maka peluang lahirnya juara kejutan akan semakin terbuka."

Spanyol dan Prancis adalah favorit dalam Piala Dunia 2026. Namun Fary percaya diri kalau Belanda yang bakal menjadi juara.

"Namun apabila terjadi kejutan besar, maka Belanda memiliki peluang menjadi juara baru pertama dari Eropa Barat dalam era modern. Sedangkan Jepang berpotensi menciptakan sejarah sebagai negara Asia pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia."

"Bila skenario tersebut terjadi, maka Piala Dunia 2026 akan dikenang bukan karena mempertahankan dominasi lama, melainkan karena menjadi titik awal lahirnya tatanan baru sepakbola dunia, di mana keberhasilan ditentukan oleh kualitas sistem, inovasi, dan kemampuan bertransformasi, bukan semata-mata oleh reputasi masa lalu," tutupnya.
(ran/mrp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026