Vinicius Junior

Brasil Gagal Menang, Vinicius Keluhkan Cuaca dan Rumput

Bayu Baskoro - detikSport
New York -

Winger Brasil Vinicius Junior mengeluhkan cuaca dan rumput stadion di Amerika Serikat. Keluhannya itu disampaikan usai Tim Samba diimbangi Maroko.

Hasil kurang memuaskan didapat Timnas Brasil pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026, Minggu (14/6). Pasukan Carlo Ancelotti ditahan imbang Maroko di Stadion New York, Amerika Serikat.

Maroko unggul lebih dulu lewat gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Brasil menyamakan kedudukan via gol Vinicius Junior di menit ke-32.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Timnas Brasil berupaya mencetak gol kemenangan di sisa waktu yang ada. Namun, juara dunia 5 kali itu gagal menambah gol hingga laga berakhir sama kuat 1-1.

ADVERTISEMENT

Vinicius tak tergantikan sepanjang laga Brasil vs Maroko. Bintang klub Real Madrid ini mencatatkan total 1 shot sepanjang laga dan 2 operan kunci, tapi gagal melewati lawan dalam 8 kali percobaan menggiring bola.

Hasil imbang Timnas Brasil dikomentari Vinicius usai pertandingan. Dia menilai permainan timnya terhambat karena cuaca panas yang membuat rumput stadion mengering lebih cepat.

"Karena panas, rumput akhirnya mengering sangat cepat dan permainan menjadi sangat terhambat. Kami tidak bisa mendapatkan ritme permainan dan itu menyulitkan kami karena kami ingin bermain dan menggerakkan bola dari satu sisi ke sisi lain," kata Vinicius, dilansir dari ESPN.

"Kami harus beradaptasi karena begitulah seluruh kompetisi akan berlangsung. Semua orang akan memiliki lapangan yang sama untuk bermain," ujarnya.

Piala Dunia 2026 memang berlangsung tepat pada saat musim panas di Amerika Serikat. Beberapa lokasi bahkan bisa mencapai 38-40 derajat Celcius.


(bay/raw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026

ADVERTISEMENT