Timnas Tanjung Verde mempertontonkan pertahanan yang solid melawan Timnas Spanyol. Blue Sharks dinilai lebih dari sekadar bermain defensif.
Tanjung Verde memetik hasil imbang 0-0 melawan Spanyol saat bertanding di Mercedes-Benz Stadium dalam laga Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) malam WIB. Dalam laga itu, pertahanan gerendel Tubaroes Azuis menangkal gempuran Spanyol.
Sebanyak 27 tembakan dilepaskan Spanyol, ada tujuh mencapai sasaran dalam catatan FIFA. Kiper Tanjung Verde, Vozinha, menjadi bintang dengan catatan tujuh penyelamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanjung Verde memang lebih banyak menghabiskan waktu selama pertandingan di dalam kotak penalti sendiri. Mantan pemain sayap Skotlandia, Pat Nevin, dibuat terkesima dengan penampilan tim asuhan Bubista itu.
Nevin menegaskan bahwa Tanjung Verde membutuhkan lebih dari sekadar menumpuk pemain di depan gawang untuk terhindar dari kebobolan saat berduel dengan Spanyol.
"Pemandangan luar biasa dari para pemain yang saling bekerja keras satu sama lain kita saksikan malam ini. Tanjung Verde menghabiskan sebagian besar pertandingan di kotak penalti mereka sendiri-tidak sepenuhnya, dan ketika melakukan serangan balik, mereka berani serta maju dalam jumlah besar," kata Nevin seperti dikabarkan oleh BBC.
"Untuk melakukan hal itu dan menjaga tingkat konsentrasi seperti itu, Anda tidak bisa melakukannya jika hanya sekumpulan individu; Anda hanya bisa melakukannya jika Anda adalah sebuah tim," kata dia menambahkan.
(cas/mrp)
