Kiper Spanyol, Unai Simon, menilai timnya harus belajar dari kekalahan lawan Portugal di final UEFA Nations League 2025. Tim Matador gagal juara usai kalah adu penalti.
Portugal vs Spanyol akan tersaji pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Selasa (7/7/2026). Selacao das Quinas lolos ke 16 besar usai bersusah payah mengalahkan Kroasia 2-1. Sementara, Spanyol melaju mulus usai menang meyakinkan atas Austria 3-0.
Duel ini diprediksi bakal berlangsung sengit. Pasalnya kedua kubu punya materi pemain berkualitas yang bermain di level top Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekor pertemuan juga mencerminkan sengitnya laga kedua tim kala bertemu. Portugal dan Spanyol sama kuat di lima pertemuan terakhir. Portugal dan Spanyol sama-sama menang sekali dengan tiga laga sisanya berakhir imbang.
Pada pertemuan terakhir, Portugal mampu mengalahkan Spanyol di final UEFA Nations League 2025. Portugal juara usai menang 4-3 lewat adu penalti kala itu. Laga dituntaskan di adu penalti usai imbang 2-2.
Hasil ini bikin Spanyol gagal menyandingkan gelar UEFA Nations League dengan Piala Eropa yang diraih pada 2024.
Kiper Spanyol, Unai Simon, menilai rekor pertemuan bisa jadi patokan untuk laga nanti. Menurutnya, La Furia Roja harus waspada karena Portugal bisa mengalahkan mereka dalam duel terakhir.
Kiper Athletic Club ini berharap Spanyol bisa mencapai level terbaik seperti saat juara Piala Eropa 2024. Jika Tim Matador mampu mencapai level itu, takkan ada penyesalan andai mereka tersingkir. Pasalnya ketika hal itu terjadi artinya Portugal tampil lebih baik dari Spanyol.
"Kami juga ingat Portugal mengalahkan kami di final Nations League. Kami membutuhkan pertandingan besar. Hormati lawan, tetapi tetaplah mendekati level yang kami tunjukkan di Euro. Jika kami tersingkir, biarlah itu karena mereka lebih baik - bukan karena kami tidak tampil maksimal," ujar Simon dikutip dari Diario AS.
(pur/mrp)
