Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, disarankan untuk tak memaksakan Declan Rice untuk bermain. Terlalu berisiko untuk memainkan Rice yang saat ini cedera.
Norwegia vs Inggris pada perempatfinal Piala Dunia 2026 bakal berlangsung di Miami Stadium, Minggu (4/7/2026). Norwegia secara mengejutkan lolos ke 8 besar usai mengalahkan Brasil 2-1.
Sementara, Inggris harus bersusah payah ke perempatfinal. Mereka menang dengan 10 pemain saat hadapi tuan rumah Meksiko 3-2 di 16 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga tersebut, Inggris harus bermain dengan 10 pemain usai Jarell Quansah menerima kartu merah langsung di awal babak kedua. Kartu merah tersebut bikin Quansah dipastikan absen melawan Norwegia.
Selain Quansah, Inggris juga terancam tanpa Declan Rice. Rice bermasalah pada punggung dan hamstringnya.
Gelandang Arsenal ini bahkan harus berlatih terpisah saat sesi latihan Inggris akibat cedera tersebut. Jika Rice absen bakal jadi kehilangan besar untuk Tim Singa.
Hal tersebut karena Rice jadi andalan utama di lini tengah Inggris. Ia hanya sekali absen di Piala Dunia 2026 saat melawan Panama. Selain itu, Rice selalu jadi starter di ajang ini.
Mantan pemain Timnas Inggris, Stuart Pearce, berharap pelatih Inggris, Thomas Tuchel, tak memaksakan memainkan Rice melawan Norwegia. Meski peran Rice sangat penting untuk Inggris.
Pearce menilai terlalu berisiko untuk masa depan Rice jika Tuchel memaksakannya untuk bermain. Pasalnya, cedera Rice terbilang kambuhan.
Cedera yang dialami Rice diduga juga karena sang pemain memaksakan bermain dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Pearce memuji Rice yang tetap mampu tampil apik meski tak sepenuhnya fit.
"Ya, tepat sekali, Anda tidak akan menyangka jika melihat penampilannya," ujar Pearce dikutip dari Talksport.
I"[Tapi] apakah [terus bermain sambil memulihkan diri dari cedera] akan lebih membahayakannya dan apakah dia kemungkinan akan cedera lagi? Jika ada risiko itu, saya pikir Anda akan bodoh sebagai manajer jika tetap memainkannya," jelasnya.
(pur/pur)
