Banyak cara menjelaskan keberhasilan Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Namun satu hal sulit dibantah: La Albiceleste kembali menunjukkan mental juara. Dan ada seulas cocoklogi: tiket final itu dipastikan di Atlanta, kota yang lekat dengan kisah para juara.
Berbagai sebutan sudah dialamatkan ke Argentina, atau secara khusus ke Lionel Messi, di Piala Dunia 2026 ini. Termasuk yang bernada merendahkan. Sebutlah "anak FIFA", "kesayangan FIFA", dan sebagainya.
Namun, semestinya penampilan La Albiceleste melawan Inggris di babak semifinal menegaskan bahwa Argentina memang spesial. Hingga memasuki menit ke-84 pertandingan di Atlanta Stadium, Argentina dibikin frustrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terus berada dalam tekanan, pertandingan perlahan mulai lepas dari genggaman. Langkah pasukan Lionel Scaloni seolah akan berakhir. Namun, inilah yang membedakan tim juara. Mereka tak pernah berhenti sebelum peluit panjang benar-benar berbunyi.
Argentina seolah memilih menentukan nasibnya sendiri di kota yang pernah menjadi panggung Olimpiade dan membesarkan juara dunia tinju Evander Holyfield. Argentina seakan mengajari Inggris bahwa dalam posisi sesulit apa pun, mereka masih mampu mengubah jalannya pertandingan.
Olimpian teguh di bawah tekanan. Holyfield tak goyah di antara pukulan-pukulan lawan. Argentina menolak terguncang oleh singa-singa yang siap menerkam.
Baca juga: Inggris Sudah Kunci Messi, tapi... |
Messi dan kawan-kawan pun menutup malam di Atlanta dengan kisah yang terasa begitu pas bagi kota para juara. Bagi Scaloni, kemenangan itu layak disebut satu kata: epik.
"Saya rasa, tim ini dalam penampilan terbaiknya ketika menghadapi kesulitan," ujar Scaloni usai pertandingan.
Hanya butuh tujuh menit, di waktu-waktu kritis, buat Argentina mengubah keadaan. Selanjutnya Spanyol, tim yang seharusnya sudah menyadari betapa mereka menghadapi 11 pesepakbola dengan mentalitas raksasa.
detikSport saat menyaksikan langsung semifinal Piala Dunia 2026, Inggris vs Argentina, di Atlanta, AS. Foto: Rifqi Ardita Widianto |
(raw/krs)

