Perdana Menteri Inggris Ikut Soroti Rencana FIFA 'Jual' Piala Dunia

Perdana Menteri Inggris Ikut Soroti Rencana FIFA 'Jual' Piala Dunia

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 29 Jul 2026 12:20 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group E - Ecuador v Germany - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - June 25, 2026 General view as workers carry the FIFA logo on the pitch before the match REUTERS/John Sibley
Foto: REUTERS/John Sibley
Jakarta -

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham turut mengkritik rencana FIFA menjual Piala Dunia ke para investor. Burnham mengingatkan sepakbola bukan milik investor.

FIFA mengumumkan rencananya untuk meluncurkan FIFA Forward Enterprise (FFE). Badan baru FIFA ini akan menyatukan penjualan hal komersial FIFA dan pelaksanaan turnamen-turnamennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka akan terbuka terhadap para investor, yang artinya siap menjual kepemilikan. Rencana ini langsung dikecam Federasi Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) dan memancing kecaman.

UEFA mengingatkan bahwa sepakbola bukanlah aset untuk diperdagangkan. Kritik serupa diungkapkan oleh Burnham, yang juga merupakan seorang penggemar Everton.

ADVERTISEMENT

"Izinkan saya mengatakannya secara gamblang. Sepakbola itu bukan untuk para investor. Itu milik orang-orang yang mengisi tribune dan berdiri di tepi lapangan dari pekan ke pekan, hujan maupun panas," kata Burnham dikutip ESPN.

"Piala Dunia itu bukan produk. Itu kompetisi terhebat di dunia olahraga dan tak pernah jadi milik siapapun untuk dijual. Kemas penjualan itu sesukamu. Saat Anda menjual sebagian darinya, Anda sudah mengkhianati prinsip."

"Sepakbola itu milik para suporter. Selalu begitu dan akan tetap begitu."



(raw/bay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads