Tegas! Wales Tak Dukung Infantino Pimpin FIFA 2027-2031

Tegas! Wales Tak Dukung Infantino Pimpin FIFA 2027-2031

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 03 Agu 2026 18:40 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penganugerahan tanda kehormatan bintang jasa ke Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/11/2023). Gianni mendapat tanda Bintang Jasa Pratama atas jasa-jasanya pada persepakbolaan In
Gianni Infantino saat berkunjung ke Istana Negara Indonesia. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Asosiasi Sepakbola Wales (FAW) menegaskan tidak akan mendukung Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA 2027-2031. FAW menilai Infantino sudah gagal dalam beberapa aspek.

FIFA jadi sorotan dalam beberapa hari terakhir, menyusul wacana penjualan saham Piala Dunia. Presiden FIFA Gianni Infantino mau mendirikan FIFA Forward Enterprise (FFE), perusahaan yang kelak mengatur turnamen-turnamen besar dengan dukungan investor.

Rencana FIFA mendirikan FFE dan menjual saham Piala Dunia kepada para investor ditentang keras banyak pihak. FIFA kemudian membatalkan ide tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlepas dari perubahan haluan tersebut, masa jabatan Infatino selama satu dekade sebagai kepala FIFA telah jadi sorotan. FAW tak ingin kalau Infantino kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA.

ADVERTISEMENT

FAW menyatakan keputusan itu diambil karena mereka menilai telah terjadi kegagalan dalam beberapa aspek, antara lain: tata kelola, proses pengambil keputusan, lepemimpinan, nilai-nilai organisasi, dan komunikasi.

"Kegagalan baru-baru ini dalam tata kelola, proses, kepemimpinan, nilai-nilai, pengelolaan pemangku kepentingan, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang baik telah membawa kami pada posisi bahwa Infantino telah kehilangan kepercayaan FAW untuk tetap memimpin sepakbola dunia," bunyi keterangan FAW, Senin (3/8/2026).

"Kegagalan untuk mengutamakan kepentingan terbaik sepak bola adalah kegagalan yang tidak dapat kita terima. Asosiasi Sepakbola Wales telah mengirim surat kepada FIFA untuk memberitahukan posisinya."

Infantino dijadwalkan untuk mencalonkan diri kembali dalam pemilihan pada bulan Maret tahun depan. Meski tekanan meningkat di Eropa, Infantino masih memiliki dukungan kuat dari sejumlah konfederasi lain, termasuk banyak anggota di Afrika, Amerika Selatan, dan sebagian Asia.

(ran/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads