Maldini: Guardiola Tolak Timnas Italia karena Kelelahan

Maldini: Guardiola Tolak Timnas Italia karena Kelelahan

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 09 Agu 2026 23:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 25: Pep Guardiola, Manager of Manchester City, waves during the After Party Celebration to mark the achievements of Manchester City mens, womens and academy teams during the 25/26 season at The Co-op Live Arena on May
Foto: Getty Images/Lewis Storey
Milan -

Eks Direktur Teknik FIGC (Federasi Sepakbola Italia), Paolo Maldini, buka-bukaan terkait penolakan Pep Guardiola. Maldini mengungkapkan, Guardiola kelelahan setelah lama membesut Manchester City.

Guardiola jadi buruan utama FIGC menyusul kegagalan Timnas Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026, kegagalan yang ketiga kalinya beruntun di turnamen bola sejagat ini. Pelatih top Spanyol itu semula tersedia setelah menutup sebuah era selama 10 tahun memanajeri Man City.

Akan tetapi, Guardiola memutuskan menolak tawaran Italia. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu ingin beristirahat secara fisik dan mental.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FIGC kemudian mendekati mantan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Kerja sama ini nyaris terjalin, sebelum FIGC mundur lantaran Pirlo jadi duta perusahaan taruhan olahraga Rusia. Hal ini membuat Maldini mundur bersama Leonardo, direktur FIGC lainnya.

ADVERTISEMENT

Maldini mengatakan, FIGC sempat yaris merekrut Pep Guardiola. "Karena kelelahan," ungkap mantan bek sekaligus pemain legendaris AC Milan itu kepada Corriere della Sera."

"Guardiola itu kan baru saja menyudahi 10 tahun yang sangat melelahkan di Premier League. Dia sempat menjalani operasi punggung. Dia ingin istirahat."

"Namun, ketika itu ada sebuah pembicaraan yang sangat serius, kami mempelajari skuadnya, dari u-17 sampai atas... Jadi kami berlanjut ke Andrea. (Presiden FIGC Giovanni-red) Malago tahu kok, kami terus memberi informasi kepada dia selangkah demi selangkah," Paolo Maldini menjelaskan.

Pada prosesnya, FIGC akhirnya menunjuk Roberto Mancini, mantan pelatih Inter Milan, Lazio, dan Man City. Ini menandai periode kedua Mancini melatih Gli Azzurri setelah 2008-2013, di mana dia mempersembahkan trofi Piala Eropa 2020.

(rin/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads