Fulham Walk Out, Malaga Cetak Penalti ke Gawang Kosong dan Klaim Trofi

Fulham Walk Out, Malaga Cetak Penalti ke Gawang Kosong dan Klaim Trofi

Kris FW - Sepakbola
Jumat, 14 Agu 2026 13:00 WIB
Ilustrasi gol.
Ilustrasi. Foto: ChatGPT
Jakarta - Laga pramusim antara Málaga dan Fulham berubah menjadi drama. Kedua tim bermain 2-2, tetapi Fulham meninggalkan lapangan karena menganggap tidak ada adu penalti. Málaga tetap mengeksekusi penalti ke gawang kosong dan kemudian mengklaim trofi.

Pertandingan tersebut merupakan Trofeo Costa del Sol Cervezas Victoria di Estadio La Rosaleda, Rabu (12/8/2026). Laga yang seharusnya menjadi persiapan pramusim justru berakhir dengan situasi yang tidak biasa.

Fulham dua kali memimpin. Ryan Sessegnon membuka keunggulan pada menit ke-24 sebelum Chupete menyamakan skor untuk Málaga. Alex Iwobi kemudian membawa Fulham kembali unggul, tetapi Eneko Jauregi menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-90.

Skor 2-2 membuat drama baru dimulai. Berikut rangkumannya dari sejumlah sumber seperti AP, ESPN, dan laporan resmi kedua klub.

Fulham Pergi, Málaga Tetap Adu Penalti

Setelah pertandingan berakhir, Málaga bersiap menjalani adu penalti untuk menentukan pemenang trofi. Tapi para pemain Fulham justru meninggalkan lapangan.

Fulham kemudian menegaskan bahwa sebelum pertandingan kedua tim telah sepakat tidak akan ada adu penalti jika laga berakhir imbang.

"Kami menyatakan bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sudah sepakat tidak akan ada adu penalti andaikata laga berakhir imbang," demikian pernyataan Fulham di X.

Málaga memiliki versi berbeda. Klub Spanyol itu menyatakan adu penalti memang sudah dijadwalkan. Menurut Málaga, Fulham meninggalkan lapangan dengan alasan adu penalti tidak tercantum dalam kontrak pertandingan. Perbedaan pemahaman tersebut akhirnya menghasilkan pemandangan unik.

Málaga tetap melakukan eksekusi penalti. Eneko Jauregi maju dan menendang bola ke gawang Fulham yang sudah kosong. Bola masuk tanpa ada pemain Fulham yang menjaga gawang.

Málaga kemudian merayakan eksekusi tersebut bersama para pemain dan pendukungnya serta mengklaim diri sebagai pemenang Trofeo Costa del Sol. Dengan demikian, Málaga dinyatakan sebagai juara turnamen, meski tidak ada adu penalti normal yang mempertemukan kedua tim.

Arbeloa Lebih Dulu Diusir

Drama tersebut sebenarnya sudah memanas sebelum kedua tim meninggalkan lapangan. Pelatih Fulham Álvaro Arbeloa mendapat kartu merah setelah pertandingan karena memprotes keputusan wasit. Pelatih asal Spanyol itu baru ditunjuk sebagai manajer Fulham pada Juli 2026 untuk menggantikan Marco Silva.

Pertandingan melawan Málaga menjadi salah satu laga terakhir Fulham dalam rangkaian persiapan menuju musim baru Premier League.

Bagi Málaga, laga tersebut juga merupakan pertandingan pemanasan terakhir sebelum memulai musim 2026/2027 LaLiga. Málaga dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada laga pembuka, 19 Agustus.

Namun, hasil 2-2 itu kini justru kalah ramai dibanding drama yang terjadi setelah peluit panjang. Alih-alih ditentukan lewat adu penalti, trofi Costa del Sol berakhir dengan satu penalti yang ditembakkan ke gawang kosong setelah Fulham meninggalkan lapangan.

(krs/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads