×
Ad

Menuju 4 Periode, Alexander Ceferin Maju Jadi Calon Jadi Presiden UEFA Lagi

Yanu Arifin - detikSepakbola
Jumat, 09 Okt 2026 10:40 WIB
Foto: Toya Sarno Jordan - FIFA/FIFA via Getty Images
Nyon -

Aleksander Ceferin memastikan bakal maju lagi jadi calon presiden UEFA. Ia siap memimpin badan sepak bola Eropa itu untuk periode keempatnya.

Dalam rilisnya pada Kamis (8/10) malam, UEFA mengumumkan Ceferin akan maju lagi menjadi calon presiden, dalam kongres pemilihan di Astana, Kazakhstan, April 2027 nanti. Pria asal Slovenia itu mendapat dukungan untuk tetap memimpin organisasi.

"Dalam pertemuan di Berlin, Presiden UEFA Aleksander Čeferin mengumumkan kepada para presiden dan sekretaris jenderal dari seluruh 55 asosiasi sepak bola nasional anggota UEFA bahwa ia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan terakhir dan terus memimpin organisasi tersebut hingga setelah tahun 2027. Selama beberapa bulan terakhir, mereka secara bulat meminta agar ia mempertimbangkan kembali keputusannya sebelumnya untuk tidak mencalonkan diri kembali. Čeferin kini telah menyetujui permintaan tersebut dan menegaskan niatnya untuk mencalonkan diri kembali dalam Kongres Biasa UEFA ke-51 di Astana, Kazakhstan, pada 22 April 2027. Keputusannya ini juga didorong oleh dukungan dan dorongan dari para pemangku kepentingan lain di dunia sepak bola Eropa," tulis UEFA.

Sementara Ceferin menerima dukungan ini dengan mantap. Ia siap mengemban tanggung jawab dan kepercayaan anggota lagi.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada asosiasi-asosiasi nasional atas kepercayaan mereka. Kami telah menghadapi tantangan luar biasa selama beberapa tahun terakhir, dan kami menghadapinya sebagai satu tim. Masih ada pekerjaan penting yang menanti, dan oleh karena itu saya telah menerima permintaan mereka," kata Aleksander Ceferin.

"Ambisi saya tetap sama: menjaga persatuan sepak bola Eropa, memperkuat olahraga kami, dan mempersiapkan UEFA agar siap menghadapi generasi berikutnya. Saya juga sangat berterima kasih kepada keluarga saya. Keputusan ini juga menuntut banyak hal dari mereka, dan saya tidak akan bisa mengambilnya tanpa pengertian dan dukungan mereka," tegas pria berusia 58 tahun itu.

Ceferin memimpin UEFA sejak 2016, menggantikan Michel Platini saat itu. Di bawahnya, UEFA banyak bikin terobosan seperti menguatkan aturan Financial Fair Play untuk keseimbangan kompetisi hingga menggelar banyak turnamen baru, seperti UEFA Nations League dan UEFA Conference League, termasuk pengembangan sepak bola wanita.

Sementara untuk penguatan tata kelola UEFA, Aleksander Ceferin memasukkan anggota independen sebagai bentuk pengawasan. Ia juga memperkuat hubungan dengan Parlemen Eropa, Dewan Eropa, dan Komisi Eropa.

Keputusan ini sekaligus membuat Ceferin dipastikan takkan menantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA tahun depan. Sebelumnya Ceferin digadang-gadang bakal menjadi pesaing Infantino, yang didesak mundur usai berencana menjual saham Piala Dunia.

Di bawah pimpinan Ceferin, UEFA menjadi konfederasi yang menuntut reformasi di tubuh FIFA. Salah satu desakannya adalah meminta Infantino diganti.

Kini timbul pertanyaan, siapa yang akan didorong UEFA untuk maju dan menantang Gianni Infantino, setelah Aleksander Ceferin memastikan tetap bertahan di Eropa?



Simak Video "Video: Belgia Hajar Turki 3-0, De Bruyne Cetak Brace"

(yna/raw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork