Kolaborasi Luis Milla, Indra Sjafri dan Fachry

(Ki-ka) Fachry Husaini, Luis Milla, dan Indra Sjafri menyatukan tangan usai pertemuan di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/2). Fachry Husaini merupakan pelatih timnas U-16. Sementara Indra Sjafri adalah pelatih timnas U-19.
Luis Milla (tengah) menggelar jumpa pers usai melakukan pertemuan dengan Indra Sjafri dan Fachry Husaini.
Pelatih asal Spanyol itu mendapatkan kontrak selama dua tahun untuk menangani timnas Indonesia. Dia akan mempersiapkan tim untuk berlaga di SEA Games Kuala Lumpur dan Asian Games 2018.
Milla menangani timnas Indonesia dengan didampingi tiga asisten. Mereka adalah Miguel Gandia (dua dari kiri), Eduardo Perez (dua dari kanan), dan Bima Sakti (tiga dari kanan).
Milla mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan tim pelatihnya. Menurutnya, hal itu bisa membantunya dalam proses membentuk tim.
Milla menjelaskan bahwa akan ada tiga tahap seleksi yang dilakukannya.
Asisten pelatih Eduardo Perez mengacungkan jempolnya. Eduardo Perez dan Miguel Gandia diboyong Milla dari Spanyol untuk membantu menangani timnas Indonesia.
Asisten pelatih Bima Sakti memberikan keterangan pers.
Luis Milla memiliki pengalaman mendampingi tim-tim berkualitas. Ia sempat menangangi Timnas Spanyol U-19, U-20, U-21, dan U-23. Di level klub, ia sempat menukangi Al Jazira, Lugo, dan Real Zaragoza.
Indra Sjfri dan Fachry Husaini foto bersama Luis Milla. Dalam keterangannya Indra menegaskan bahwa dia siap membantu Milla. Bahkan, dia menyebut rela memberikan pemainnya jika memang Milla membutuhkan. Tekad serupa juga disampaikan Fakhri.
(Ki-ka) Fachry Husaini, Luis Milla, dan Indra Sjafri menyatukan tangan usai pertemuan di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/2). Fachry Husaini merupakan pelatih timnas U-16. Sementara Indra Sjafri adalah pelatih timnas U-19.
Luis Milla (tengah) menggelar jumpa pers usai melakukan pertemuan dengan Indra Sjafri dan Fachry Husaini.
Pelatih asal Spanyol itu mendapatkan kontrak selama dua tahun untuk menangani timnas Indonesia. Dia akan mempersiapkan tim untuk berlaga di SEA Games Kuala Lumpur dan Asian Games 2018.
Milla menangani timnas Indonesia dengan didampingi tiga asisten. Mereka adalah Miguel Gandia (dua dari kiri), Eduardo Perez (dua dari kanan), dan Bima Sakti (tiga dari kanan).
Milla mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan tim pelatihnya. Menurutnya, hal itu bisa membantunya dalam proses membentuk tim.
Milla menjelaskan bahwa akan ada tiga tahap seleksi yang dilakukannya.
Asisten pelatih Eduardo Perez mengacungkan jempolnya. Eduardo Perez dan Miguel Gandia diboyong Milla dari Spanyol untuk membantu menangani timnas Indonesia.
Asisten pelatih Bima Sakti memberikan keterangan pers.
Luis Milla memiliki pengalaman mendampingi tim-tim berkualitas. Ia sempat menangangi Timnas Spanyol U-19, U-20, U-21, dan U-23. Di level klub, ia sempat menukangi Al Jazira, Lugo, dan Real Zaragoza.
Indra Sjfri dan Fachry Husaini foto bersama Luis Milla. Dalam keterangannya Indra menegaskan bahwa dia siap membantu Milla. Bahkan, dia menyebut rela memberikan pemainnya jika memang Milla membutuhkan. Tekad serupa juga disampaikan Fakhri.