Satu video viral merekam Mikel Arteta seusai laga Arsenal kontra Wigan Athletic. Manajer Meriam London itu menolak permintaan tanda tangan dari fans.
Arsenal meraih kemenangan atas Wigan Athletic dalam ronde keempat Piala FA di Emirates Stadium, Minggu (15/2/2026). Gabriel Jesus cs menang telak 4-0.
Kejadian tak biasa terjadi di luar Emirates Stadium seusai pertandingan Arsenal vs Wigan. Mikel Arteta terlihat meninggalkan stadion bersama keluarganya dengan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah jalan, mobil yang dikendarai Arteta dicegat beberapa penggemar. Salah seorang fans mendekati jendela mobil sambil membawa jersey kecil Arsenal milik anaknya.
"Untuk anak saya, bisakah Anda menandatangani jersey ini? Saya mohon ini buat anak saya... Anak saya menggemari Arsenal," kata fans yang meminta tanda tangan dari Arteta.
"Hanya satu tanda tangan saja Arteta, saya mohon. Ini buat anak saya, tolonglah. Anak saya mencintai Anda," penggemar itu memohon-mohon kepada Arteta.
Mikel Arteta tak menggubris permintaan penggemar Arsenal itu, atau bahkan tidak membukakan jendela mobilnya. Pria asal Spanyol ini hanya memberi gestur penolakan dengan tangannya sebelum tancap gas meninggalkan lokasi.
🚨💣 Heartbreaking scenes outside the stadium after Arsenal's win over Wigan Athletic last night 💔😔
— Topskills Sports UK (@topskillsportuk) February 16, 2026
A devoted Arsenal fan, holding his young son's jersey, begged Mikel Arteta for an autograph as the manager walked to his car.
Arteta looked over, said nothing, got in, and… pic.twitter.com/SfmsdNEMgP
Video kejadian fans Arsenal yang meminta tanda tangan kepada Arteta viral di media sosial. Insiden tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan penggemar Meriam London.
Banyak yang membela Arteta dengan alasan sang pelatih memprioritaskan keselamatan keluarganya dalam situasi yang berpotensi menjadi kacau. Fans lainnya mempertanyakan apakah jersey itu benar-benar ditujukan buat anak dari penggemar malang tersebut.
Di sisi lain, banyak yang mengecam sikap dingin Arteta kepada fans tersebut. Tak sedikit menyebutnya arogan dan justru meninggalkan pengalaman buruk buat ayah-anak fans Arsenal itu.
(bay/raw)











































