Petugas ICE Getol Tembak Mati Imigran, Klub Bundesliga Ini Ogah ke AS

Petugas ICE Getol Tembak Mati Imigran, Klub Bundesliga Ini Ogah ke AS

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 21 Feb 2026 04:20 WIB
Agen federal memperketat penjagaan di Minneapolis Utara menyusul penembakan fatal oleh agen ICE yang memicu protes warga. REUTERS/Seth Herald
Foto: REUTERS/Seth Herald
Bremen -

Polisi imigran Amerika Serikat, Immigration Customs Enforcement atau ICE, terus bergerilya. Hal itu bikin Werder Bremen ogah menggelar tur ke Negeri Paman Sam.

Dilaporkan The Athletic, Bremen rencananya menggelar tur musim panas ke Minneapolis dan Detroit pada Mei mendatang untuk menggelar laga persahabatan. Rencana itu kini dibatalkan klub Bundesliga tersebut.

"Di Minnesota, dua orang tewas ditembak oleh otoritas negara bagian," kata juru bicara klub dalam pernyataannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'Bermain di kota yang dilanda kerusuhan dan orang-orang ditembak tidak sesuai dengan nilai-nilai kami. Itu tidak akan terjadi dengan kami."

"Saat ini tidak diketahui pemain mana yang masih dapat masuk ke AS karena persyaratan masuk yang diperketat, yang antara lain menuntut pemeriksaan profil media sosial lima tahun terakhir," tegas pernyataan Werder Bremen.

ADVERTISEMENT

ICE atau polisi imigran AS, terus mengejar imigran yang dianggap ilegal. Yang jadi sorotan, agen ICE tak segan membunuh para imigran di tempat.

Menurut BBC, Minnesota menjadi lokasi yang paling disasar agen ICE. Padahal, jumlah imigran di sana tak lebih dari 1 persen, dari total 14 juta pendatang ilegal di AS.

ICE, yang berada di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, makin gerilya belakangan ini. Itu seturut dengan sikap Presiden Donald Trump yang menentang betul keberadaan imigran di AS.

AS kini menerapkan protokol ketat bagi pendatang yang mau masuk ke negaranya. Beberapa negara bahkan masuk daftar hitam, yang artinya setiap pendatang dipastikan susah masuk ke AS.




(yna/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads