Kylian Mbapppe kedapatan menyuruh tukang pel mengeringkan lapangan dalam laga Prancis kontra Irak. Olok-olok dan tudingan dirinya diktator mencuat lagi.
Duel Prancis vs Irak dalam matchday kedua Grup I Piala Dunia berlangsung Selasa (23/6/2026) dini hari WIB di Philadelphia Stadium. Les Bleus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Mbappe jadi bintang kemenangan Prancis dengan torehan 2 golnya. Ousmane Dembele juga ikut menyumbang gol ke gawang Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan Prancis vs Irak sempat diganggu cuaca buruk. Kick-off babak kedua sempat tertunda selama kurang lebih 2 jam akibat hujan badai.
Hujan deras yang menerjang membuat lapangan basah terendam air. Para petugas membersihkan lapangan dari genangan air menggunakan pel untuk mendorong air keluar lapangan.
Mbappe turut hadir di tengah pekerjaan para petugas mengeringkan lapangan. Bintang Real Madrid itu terekam kamera menunjuk-nunjuk area lapangan yang harus dibersihkan petugas.
Tak hanya menunjuk petugas pel, Mbappe juga menginjak-injak lapangan untuk mengetahui tingkat volume air di lapangan. Aksinya itu menjadi sorotan penggemar di medsos.
— Out Of Context Football (@nocontextfooty) June 23, 2026
Banyak fans menganggap tingkah Mbappe menyuruh-nyuruh petugas membersihkan lapangan itu sangat lucu. Tidak sedikit bahkan yang melabelinya sebagai 'diktator'.
"Kylian Mbappe benar-benar tidak menyembunyikan tuduhan diktator. Dia menyuruh petugas lapangan untuk mengerjakan tugas mereka setelah penundaan pertandingan," akun parodi Hater Report menuliskan di X.
"Diktator. Karena tak ada konten memberikan perintah di Real Madrid dan Prancis, Kylian Mbappe sekarang memerintah petugas kebersihan," seorang penggemar lain menambahkan.
Kylian Mbappe memang kerap dicemooh sebagai diktator oleh penggemar di medsos. Eks penggawa Paris Saint-Germain itu dianggap arogan dalam menghadapi kritik, serta punya pengaruh besar di ruang ganti.
Baca juga: Giroud Bela Mbappe: Dia Tidak Arogan |
(bay/cas)
