DetikSepakbola
Jumat 14 November 2014, 17:00 WIB

Persiwa-PSGC Gantikan PSIS-PSS di Semifinal Divisi Utama 2014

- detikSport
Jakarta - PT Liga Indonesia memutuskan PSGC Ciamis dan Persiwa Wamena menjadi semifinalis liga Divisi Utama. Mereka menggantikan PSS Sleman dan PSIS Semarang yang didiskulaifikasi karena kasus 'main sabun'.

Dua slot di semifinal Divisi Utama kosong setelah PSS dan PSIS didiskualifikasi karena kasus 'sepakbola gajah' di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10/2014). Untuk mengisi kekosongan itu, PT Liga menunjuk dua tim yang lolos ke babak delapan besar lainnya, PSGC dan Persiwa.

Dua tim yang ditunjuk sebagai pengisi tempat di semifinal itu sebenarnya bukannya tanpa masalah. Sebagai gambaran, Persiwa tercatat melakukan WO (walkover) saat akan menghadapi PSS di Kuningan, 18 Oktober lalu. Sementara PSGC memilih untuk tidak datang ke markas Persiwa Wamena pada babak delapan besar 26 Oktober kemarin, karena sudah dipastikan tak punya peluang lolos ke babak empat besar.

CEO PT Liga, Joko Driyono, mengungkapkan bahwa PSGC dan Persiwa menjadi semifinalis karena klasemen Divisi Utama ada perubahan. Awalnya posisi pertama klasemen di grup N adalah PSS, yang disusul PSIS (runner up grup N) tapi karena dua klub teratas didiskualifikasi, PSGC (yang sebelumnya posisi ketiga grup N) jadi naik, diikuti Persiwa (yang sebelumnya posisi empat grup N).

"Alasan kami memutuskan Persiwa dan PSGC masuk semifinal karena PT Liga Indonesia melihat secara klasemen DU di grup N ada perubahan usai putusan diskulifikasi PSS dan PSIS. Selain itu sempat ada spekulasi kalau Wamena dan PSGC akan didiskualifikasi juga karena tindakan WO mereka, tapi ternyata keputusan dari Komdis tidak ada spektakuler makanya PT Liga memutuskan hal itu kedua klub tersebut masih qualified untuk melaju ke semifinal," kata Sekjen PSSI, Joko Driyono ketika dihubungi detikSport, Jumat (14/11/2014).

Tak hanya memutuskan soal siapa yang akan mengganti slot kosong di semifinal Divisi Utama, Joko juga menyebut pertandingan semifinal ‎akan dilakukan 24 November mendatang.

"Jika tidak ada halangan semifinal akan digelar 24 November sementara final digelar tiga hari setelahnya," lanjutnya kemudian.

Mengenai surat keputusan soal semifinal tersebut bakal dikirim ke klub masing-masing. Dia mengatakan akan mengirim surat resmi kepada Persiwa dan PSGC setelah ada kepastian soal venue yang akan digunakan.

"Sampai saat ini opsi yang paling mungkin adalah di Stadion Deltras, Sidoarjo. Tapi kami masih memikirkannya, mungkin satu dua hari ini kami dapat kepastian venue setelah itu kami baru kirim surat resminya," ungkapnya.

Ia pun berharap kedua klub tersebut bisa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dan tidak ada alasan WO lagi. "Ya kalau tidak datang (semifinal) dihukum lagi oleh Komdis dan paling diolok-olok media," kata Joko.

Satu klub lain yang juga memastikan lolos ke semifinal adalah Martapura FC. Satu tempat lagi masih diperebutkan oleh Borneo FC dan Persis Solo, yang masih harus melakoni laga ulang pada tanggal 20 November di Samarinda.


(mcy/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed