DetikSepakbola
Selasa 25 Oktober 2016, 15:54 WIB

Omen Tewas, SOS: Terlalu Mahal Bila Sepakbola Dibayar dengan Nyawa

Amalia Dwi Septi - detikSport
Jakarta - Seorang suporter sepakbola Indonesia kehilangan nyawa saat terjadi aksi penyerangan oleh kelompok suporter lain. Itu menjadi kasus kematian ke-51 yang terjadi sejak Liga Indonesia bergulir.

Seorang suporter Persib bernama Muhammad Rovi Arrahman (17) menjadi pengeroyokan oleh oknum The Jakmania (pendukung Persija Jakarta) saat dalam perjalanan menuju Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (23/10). Ketika itu Persib bertanding melawan Persegres Gresik United.

Omen, panggilan akrabnya, dikeroyok oleh beberapa orang di Jl. Inspeksi Kalimalang, Cikarang Selatan, Jawa Barat. Ia dan dua rekannya dilempari batu dan helm. Omen yang dibonceng motor paling belakang terjatuh dan terseret sekitar tujuh meter.

Remaja warga Desa Telaga Asih, Kampung Babakan, Cikarang Barat, itu dipukuli secara brutal menggunakan tangan, batu, benda tumpul dan senjata tajam. Saat ditolong Omen sudah dalam kondisi kritis akibat luka robek di pipi kanan, memar di bagian belakang kepala, luka lecet di tangan kanan dan kiri serta kedua kakinya.

Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Keluarga, nyawa Omen tak tertolong. Ia mengembuskan nafas terakhir, Minggu (23/10).

Polis pun akhirnya berhasil menangkap delapan orang remaja yang diduga pelaku penyerangan. Mereka adalah MI (17), R (17), DA (16), MZ (16), GBK (16), (MTP), AR (18) dan MF (17). Mereka diperiksa intensif di Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan. Hasil pemeriksaaan menyebutkan kedelapan pelaku mengaku anggota The Jakmania, suporter Persija Jakarta.

#SOS (Save Our Soccer) sangat prihatin terhadap aksi pengeroyokan yang berujung kematian suporter sepak bola. Berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) #SOS, Omen adalah korban nyawa ke-51 sejak Liga Indonesia digelar pada 1994/1995.

Omen merupakan Bobotoh keempat yang tewas saat mendukung Persib setelah Rangga Cipta Nugraha, 22 tahun, Lazuardi (29), dan Dani Maulana (17).

"Terlalu mahal apabila sepakbola harus dibayar dengan nyawa. Kejadian ini tak boleh lagi terulang. Polisi harus mengusut tuntas pelakunya dan memberikan hukuman sepadan agar ada efek jera," ujar Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer, dalam rilis yang diterima detikSport.

"Tak ada musuh dalam sepakbola. Yang ada hanya rivalitas selama 90 menit di lapangan. Dan, ini harus dipahami semua elemen sepak bola di tanah air. Sepbola adalah hiburan, bukan tempat pemakaman," katanya.

Omen Tewas, SOS: Terlalu Mahal Bila Sepakbola Dibayar dengan NyawaFoto: ist (SOS)


Menurut Akmal, kasus meninggalnya Omen harus menjadi evaluasi bersama bagi seluruh stakeholder sepakbola Indonesia. Mulai dari PSSI, operator, klub dan organisasi suporter harus berbenah.

Suporter disebutnya sudah saatnya memiliki regulasi, seperti misalnya Football Spectator Act (FSA) yang diberlakukan di Liga Inggris sejak 1989. FSA mewajibkan seluruh suporter di Inggris memiliki kartu keanggotaan dari klub yang mereka dukung. Ini untuk mengidentifikasi suporter yang bikin rusuh.

Omen Tewas, SOS: Terlalu Mahal Bila Sepakbola Dibayar dengan NyawaFoto: ist (SOS)


"Mereka akan dicabut kartu anggotanya serta tak boleh menonton pertandingan seumur hidup di stadion bila dinyatakan bersalah," kata Akmal.

FSA juga mengatur keberadaan Badan Otoritas Lisensi baru yang bertugas memberi, atau mencabut izin sebuah stadion untuk menyelenggarakan pertandingan. Kewenangan besar diberikan kepada Badan Lisensi agar tak ada lagi stadion yang tingkat keamanannya rendah.

"Yang pasti PSSI, operator, dan juga klub harus memberikan pembinaan kepada suporter. Mulai dari rule of games sampai kepada sanksi-sanksi yang akan diberikan bila melakukan aksi anarkis dan vandalis baik di dalam maupun di luar stadion. Ini salah satu cara untuk mencegah potensi kekerasan yang berujung tumbal nyawa. Cukup Omen yang terakhir meregang nyawa," tuntas Akmal.


No
Nama
Waktu
Pertandingan
Keterangan
01
Suhermansyah (Bonek)
28-01-1995
PSIM vs Persebaya
Terhimpit dan jatuh
02
Tiga Bonek
1996
Tour Jakarta
Jatuh dari kereta api
03
Sembilan Suporter PSIS
1999
Tour Jakarta
Terlindas kereta api di Lenteng Agung
04
Imam Iswanto, 17 (Panser Biru)
27-05-2001
Persija vs PSIS
Pengeroyokan di Stasiun Manggarai, Jakarta
05
Tri Sadono (Pasoepati)
24-04-2002
Persijatim vs Persema
Terlindas truk
06
Beri Mardias (Semen Padang)
22-05-2002
Persija vs Semen Padang (10 Besar LI)
Dikeroyok
07
Subari
23-12-2002
Indonesia vs Filipina
Jatuh dari bus
08
Rahmat Hidayat (Bonek)
27-07-2003
Persela vs Persebaya
Terlindas truk
09
Dimas Aditya (Bonek)
14-12-2003
Persija vs Persebaya (PialaEmas Bang Yos)
Pukulan benda keras
10
Ahmad "Mat Togel" Dani (Aremania)
11-04-2005
Persekabpas vs Arema
Pukulan benda keras
11
Fajar Widya Nugraha (Aremania)
13-07-2005
Arema vs Persija
Terhimpit penonton
12
Fathurrahman (The Jakmania)
25-09-2005
Persija vsPersipura
Dikeroyok
13
Makarius Puji Sulistyo (Panser Biru)
10-12-2005
Perjalanan ke Jakarta mendukung PSIS di Piala Bang Yos
Jatuh dari kereta api di Batang
14
Mince (Persipuramania)
26-02-2006
Persipura vs Persiwa
Diinjak-injak
15
Fathul Mulyadin (The Jakmania)
06-02-2008
Persija vs Persipura
Dikeroyok
16
Dian Rusdiana, 16 tahun, (NJ Mania)
20-09-2008
Persitara Vs Pelita Jaya
Ditusuk senjata tajam
17
Fauzan, 19 (Persikmania)
09-02-2010
Persik vs Persib
Terinjak-injak
18
Handoyo, 24 tahun (Panser Biru, PSIS)
17-01-2011
Gresik United vs PSIS
Terjatuh dari kereta api
19
Muhammad Tommy, 17 (Viola, Persita)
19-04-2011
Bentrokan suporter Tangerang: Persita - Persikota
Dipukul rantai besi, kayu, dan batu
20
Ahmad Hariri, 15 (Viola, Persita)
19-04-2011
Bentrokan suporter Tangerang: Persita - Persikota
Dipukul rantai besi, kayu, dan batu
21
M. Aziz, 12 tahun, (Pelita Jaya)
25-04-2011
Pelita Jaya vs Arema
Bacokan samurai
22
Gilang, 24 tahun (LA Mania)
22-05-2011
Insiden di Kereta Api dengan Bonekmania
Tusukan di leher kiri
23
Reno Alvino Arena, 21
21-11-2011
Final Sea Games
Terinjak-injak
24
Kusmanto, 29
21-11-2011
Final Sea Games
Terinjak-injak
25
Kunto, 30 (Bonek)
12-12-2011
Kisruh Deltamania dan Bobotoh Deltras vs Persib
Pukulan benda keras
26
Ovick Arangga, 19 tahun (SNEX Semarang)
14-01-2012
SNEX vs Panser Biru
Ditusuk senjata tajam
27
M. Nurul Huda, 16 (Maiden Brajamusti PSIM)
12-03-2012
Bentrok antar suporter PSIM
Empat luka tusuk bagian dada
28
Sudarmadji, 27 tahun
10-04-2012
Persibo vs Persebaya
...


(ads/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed