DetikSepakbola
Sabtu 18 Mar 2017, 15:05 WIB

Essien Pemain Kelas Dunia, Wajar Minta Rumah yang Ada Kolam Renangnya

Randy Prasatya - detikSport
Essien Pemain Kelas Dunia, Wajar Minta Rumah yang Ada Kolam Renangnya Foto: Michael Regan/Getty Images
Jakarta - Membela Persib Bandung, Michael Essien juga meminta tempat tinggal yang ada kolam renangnya. Itu wajar karena Essien pemain kelas dunia.

Hal itu dikatakan oleh agen pemain ternama di Indonesia, Muly Munial. Menurutnya, apa yang diminta oleh pesepakbola yang di antaranya pernah membela Chelsea, Real Madrid, dan AC Milan tersebut masih kategori wajar.

"Kita harus liat lagi siapa itu Essien? Dia kan pemain kelas dunia. Jadi wajar kalo dia minta apartemen dengan fasilitas kolam renang, minta rumah, atau mobil," kata Muly kepada detikSport.

Essien diikat kontrak oleh Maung Bandung selama satu tahun dengan opsi perpanjangan tahun berikutnya. Di balik kesepakatan kedua belah pihak, pemain 34 tahun itu minta tempat tinggal yang ada fasilitas kolam renang. Persib tidak keberatan.

[Baca juga: Essien Minta Rumah yang Ada Kolam Renangnya]

"Dia pasti juga punya itung-itungan sendiri, dan punya kebutuhan yang harus dipenuhi di sini. Kalo pemain lokal dibandingkan dengan Essien susah juga, ya. Cuma siapa yang bisa dibilang kelas dunia di sini (Indonesia)?," sambungnya.

"Pemain lokal itu biasanya langsung lebih ke angkanya saja. Misalnya, berapa akomodasi yang perlu dikeluarkan dalam satu tahun, berapa harga sewa rumah, dan banyak lagi. Keperluan itu yang biasannya sudah masuk ke dalam nilai kontrak sekaligus," tutupnya.

Pernyataan senada juga terlontar dari Ricky Nelson yang pernah bekerja sebagai agen pemain pada 2009 sampai 2010.

"Permintaan Essien itu sebenarnya masih di batas wajar. Apalagi dia kan pemain kelas dunia di sini. Jadi wajar saja kalau dia mau menikmati nama besarnya dengan permintaan ini itu," kata Ricky Nelson saat dihubungi detikSport.

Pria yang bekerja sebagai pelatih tim kedua Pusamania Borneo FC pada perhelatan Piala Presiden 2017 tempo hari itu, membagi sedikit pengalamannya saat jadi agen dari negara Korea Selatan, Jepang, dan Brasil.

"Dari pemain yang saya pegang ada yang minta fasilitas internet 24 jam sampai tv kabel yang ada saluran channel negara mereka. Selagi klub bisa menyanggupi, semua tidak jadi masalah, deal bisa mudah tercapai," sambungnya.

"Tapi, saya juga pernah mengalami gagalnya pencapaian kesepakatan karena permintaan ini itu dari pemain, yang dianggap pihak klub sesuatu yang menyulitkan," beber Ricky.



(krs/krs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed