DetikSepakbola
Senin 20 Mar 2017, 19:12 WIB

Rekam Jejak Ezra Walian pada Musim Debutnya di Jupiler League

Randy Prasatya - detikSport
Rekam Jejak Ezra Walian pada Musim Debutnya di Jupiler League Foto: ist (instagram @ezrawalian)
Jakarta - Proses naturalisasi Ezra Walian tinggal menunggu surat Keputusan Presiden (Keppres), namun dia sudah gabung dengan skuat timnas Indonesia di Bogor. Bagaimana performa Ezra sejauh ini?

Ezra merupakan pemain kelahiran Amsterdam, 22 Oktober 1997, dan saat ini bermain untuk tim reserve Ajax Amsterdam atau biasa disebut dengan Jong Ajax.

Selama memperkuat Jong Ajax sejak 2016, performa Ezra belum terlalu terlihat. Satu gol dan satu assist baru dikemas sang pemain dari 16 penampilan di Jupiler League (satu tingkat di bawah Eredivisie).

Dari jumlah tersebut, Ezra tampil sebagai starter sebanyak sembilan kali. Yang menarik, setiap kali Ezra memulai laga dari menit pertama, Jong Ajax tidak pernah mengalami kekalahan.

Saat ini Ezra diketahui harus berbagi tempat di poisi starter dengan anak Patrick Kluivert, yakni Justin Kluivert. Namun, anak legenda Belanda itu sudah berhasil bikin debut di tim utama Ajax pada 15 Januari 2017.

Sebelum promosi ke Jong Ajax, Ezra punya catatan oke selama memperkuat Ajax U-19. Dia tercatat tiga kali merasakan gelar Eredivisie pada 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016.

Raihan cemerlang Ezra di dunia sepakbola sejauh ini tidak diraih dengan singkat. Anak dari pasangan Glenn Wilian dan Linda Bos ini memulainya pada 2005 bersama HFC Haarlem. Selang empat tahun kemudian, dia hengkang ke tim junior AZ Almaar.

Di tahun 2012, Ezra berganti tempat pelatihan dengan bergabung bersama akademi Ajax, yang hingga saat ini bermain di level senior bersama Jong Ajax.

Itu baru perjalanan di level klub. Ezra punya perjalanan karier di level internasional bersama Belanda. Di tahun 2012 sampai 2013 dia masuk dalam skuat Belanda U-15 dan U-16, dengan mencatatkan tiga penampilan di masing-masing level.

Prestasi Ezra tertinggi di level internasional terjadi pada 19 Oktober 2013. Dia berhasil melesakkan lima gol ke gawang San Marino dalam kemenangan 12-0 Belanda U-17.

Hebatnya lagi, pencapaian itu dibuat dalam laga debutnya di timnas Belanda U-17, yang hanya berlangsung dalam waktu 40 menit.

Dengan beberapa pencapaian itu, Ezra saat ini tampak seperti dalam ekspektasi yang tinggi di persepakbolaan Indonesia. Kendati demikian, dia diharapkan bisa bermain dengan enjoy tanpa ada tekanan.
(din/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed